DetikSport
Rabu 12 Juli 2017, 15:07 WIB

Lithuania, Seleksi Terakhir Timnas Basket Sebelum SEA Games 2017

Mercy Raya - detikSport
Lithuania, Seleksi Terakhir Timnas Basket Sebelum SEA Games 2017 Ilustrasi bola basket (Foto: Gregory Shamus/Getty Images)
Jakarta - Tim nasional basket putra terus menggenjot fisik dan teknik mereka jelang SEA Games 2017. Usai training camp dan ujicoba di Los Angeles rampung, perjalanan lanjut ke Lithuania.

Manajer timnas basket Suhadi mengatakan sepulangnya dari Los Angeles, timnya jauh lebih baik dari segi skill individu, strength, dan conditioning. Dalam rangka proses pematangan mereka tengah berupaya untuk menjalani satu ujicoba lagi di Lithuania.

"Setelah kemarin dua pekan digodok di Los Angeles, anak-anak mulai ada perkembangan terutama skill per individunya. Nah, sekarang kami di Batam melanjutkan program selain untuk persiapan para pemain, juga menguatkan kekompakan tim," kata Suhadi kepada detikSport ketika ditemui di Kantor PP ITKON, Senayan.

Saat ini masih ada 14 pebasket yang menjalani pemusatan latihan di Batam bersama pelatih kepala timnas basket Wahyu Hidayat Jati. Jumlah itu masih sementara karena akan ada pemangkasan dua nama lagi untuk benar-benar diboyong SEA Games Malaysia yang berlangsung 19-30 Agustus 2017. Di SEA Games mereka mendapat jatah kuota 12 atlet dan 4 ofisial.

Untuk itu, dari jumlah 14 pebasket yang ada saat ini akan dipangkas dua di antaranya untuk memenuhi kuota. Pemangkasan dua nama itu akan dilakukan lewat hasil ujicoba di Lithuania nanti.

"Di sini masih ada 14 pemain, tentu akan ada seleksi lagi nanti sampai menjadi 12 pebasket. Makanya kami tunggu dulu ini hasilnya seperti apa dari Satlak karena keberangkatan kami ke Lithuania tergantung biaya dari sana," katanya.

Total biaya yang dibutuhkan untuk keberangkatan ke Lithuania itu adalah sekitar Rp 800 juta-an, dengan rincian mengakomodasi 16 orang. Jadi, jika sudah dapat dananya maka skuat basket akan berangkat sekitar tanggal 15 atau 16 Juli 2017.

"Sejauh ini dari kementerian sudah approve. Sekarang kan kalau pengajuan proposal ujicoba dan training camp harus melalui Sekretaris Negara dulu, jika sudah baru ke Satlak. Tapi sejauh ini respon mereka positif. Tapi kalau tidak bisa jalan, ya kami fokuskan sebulan ini sampai ke berangkatan di Batam saja," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto mengonfirmasi bahwa proposal basket sudah mereka setujui. Timnas basket tinggal jalan saja.

"Tidak masalah, berangkat ya berangkat. Sudah ACC. Terpenting ada surat, agenda di sana apa saja, surat dari saya persetujuan ada, tidak masalah kok," singkat Soetjipto.



(mcy/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed