Skuat asuhan Wahyu Hidayat Jati itu sejatinya akan berangkat ke Lithuania pada 15-16 Juli kemarin, dalam rangka persiapan menuju SEA Games 2017. Namun, tanggal itu mesti dapat penjadwalan ulang.
"Kami sampai sekarang belum dapat surat (rekomendasi) dari Sekretariat Negara. Jadi kalau itu belum keluar, Satlak Prima belum bisa melakukan pembayaran untuk ke sana. Jadi mundur lagi sekitar 22-23 Juli ini (kemungkinan) jalan," kata Manajer Timnas Basket Suhadi kepada detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhadi mengatakan PB Perbasi tidak akan menalangi training camp ke Lithuania karena sebelumnya saat ke Los Angeles, Amerika Serikat, mereka sudah habis-habisan sampai Rp 900-an juta. Mereka tidak ingin ambil risiko menalangi lagi.
"Reimbursement tidak mungin karena risikonya jauh lebih berbahaya. Iya kalau ada kepastian diganti, jika tidak? PB tidak ingin ambil risiko. "Ya kita sama-sama komitmen lah, kita ditargetkan, ya harus ada dukungan juga," katanya.
(mcy/krs)











































