IM Raup Kemenangan Pertama

IBL 2005 Seri 7

IM Raup Kemenangan Pertama

- Sport
Minggu, 15 Mei 2005 18:33 WIB
Jakarta - Indonesia Muda Panasonic Telkomsel akhirnya menuai kemenangan di seri ketujuh IBL 2005 yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Minggu (15/5/2005), setelah menundukkan CLS Good Day. IM sesungguhnya menargetkan dua kemenangan dalam seri ketujuh ini. Namun satu pertandingan lain, yaitu melawan Hewlett-Packard Aspac, lepas setelah IM takluk 48-87. Namun Yobel Sondakh dkk tak mengulangi kesalahan di pertandingan kedua. Meski mendapatkan perlawanan ketat, IM berhasil mengalahkan CLS 54-51. IM, yang bertindak sebagai tuan rumah, langsung menggebrak dan langsung unggul 17-7 di kuarter pertama. Namun di kuarter kedua, CLS, yang dimotori oleh center all-star Ronny Gunawan berhasil menipiskan ketinggalan menjadi satu angka saja. Ronny bahkan hampir membuat timnya unggul jika saja jumper-nya di detik-detik akhir masuk jaring. Namun skor ditutup 23-22 untuk keunggulan IM.Di kuarter ketiga IM kembali pada permainan terbaiknya. Skuad besutan Raoul Miguel ini langsung melaju 32-22, sebelum Agustinus Indrajaya memupus kebuntuan CLS menjadi 32-24. Namun center IM Fityandini beberapa kali bermain apik. Di kuarter ini selisih angka kembali menjadi sepuluh, ditandai dengan tembakan tiga angka pemain CLS Rixson Alexander yang menutup kuarter ketiga dengan skor 31-41, masih untuk keunggulan IM. Kuarter keempat pertandingan baru berjalan imbang. Pemain CLS seperti mendapat angin kedua (second wind) dan bermain lebih ngotot. Di awal kuarter ini, Ronny dkk berhasil menipiskan defisit menjadi lima angka setelah Joullius C Iroth melesakkan tembakan tiga angka yang akurat. Skor lalu berubah 50-47 setelah Agustinus kembali mencetak dua angka. Namun setelah itu IM mampu bangkit lewat Lucky Pinantoan dan Yobel. Menjelang akhir kuarter, Agustinus mengubah skor menjadi 52-51 dan kembali membuat kubu IM ketar-ketir setelah menyelesaikan assist Faturrakhman Adam dengan sempurna. Namun IM tak kenal lelah. Yobel berhasil mencetak angka tambahan dan mengubah skor menjadi 54-51. Pada masa itu, CLS mengambil time out dan mencari jalan untuk mencetak tiga angka demi memaksakan overtime. Charly Affandy dipilih menjadi eksekutor namun ketika hendak melesakkan tembakan tiga angka dia diblok salah satu pemain IM. Skor pun tak berubah, 54-51, untuk kemenangan IM. Usai pertandingan, Charly, yang tampaknya kurang terima dengan keputusan wasit yang tidak memberikan foul, sempat membuat suasana sedikit memanas. Untung, suasana segera mendingin. Buat CLS, kekalahan ini merupakan yang pertama dideritanya di seri ketujuh. CLS sebelumnya secara mengejutkan mampu mengalahkan juara bertahan Satria Muda Britama 63-55. CLS masih memiliki sisa satu pertandingan lagi melawan Citra Satria. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads