detiksport
Follow detikSport
Minggu, 22 Okt 2017 01:45 WIB

Perpanjang Kontrak dengan Satria Muda, Berapa Bayaran Arki Wisnu?

Mercy Raya - detikSport
Foto: Mercy Raya/detikSport Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Arki Dikania Wisnu memperpanjang kontraknya dengan Satria Muda Pertamina. Bayaran Arki disebut-sebut paling mahal di musim IBL kali ini. Berapa gajinya?

Seremoni penandatanganan perpanjangan kontrak Arki dengan Staria Muda digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Sabtu (21/10/2017). Arki langsung bertemu muka dengan pemilik klub Erick Thohir dan menyepakati kerjasama selama empat tahun ke depan.

Pebasket berusia 29 tahun inin disebut-sebut digaji tinggi oleh SM. Bahkan melibihi pembayaran pemain asing yang akan turun di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2017/2018. Pemain asing digaji 3.000 Dollar AS atau sekitar Rp 39 juta (Rp 13.000) setiap bulannya.

Manajer Arki Wisnu, Ridi Djajakusuma, yang juga saudara sepupu Arki, membenarkan hal itu. Kendati dia tidak menyebut secara gamblang jumlah besaran kontraknya.

"IBL pemain asingnya berapa per bulan? iya paling mahal, dan kita harusnya bangga untuk itu," kata manajer Arki Wisnu, Ridi Djajakusuma, yang juga saudara sepupu Arki, dalam temu wartawan di Plaza Senayan, Sabtu (21/10/2017).

Proses perpanjangan kontrak Arki sejatinya cukup membuat Arki dilema. Pasalnya, selain Satria Muda dan tiga klub lain yang menawarkan dengan harga yang fantastis. Salah satunya CLS Knights.

"Memang sebenarnya ada tiga tim yang mengincar Arki (salah satunya CLS Knights) tetapi tawarannya mirip semua. Ada yang sempat (menawar) tinggi. Tetapi Arki kemudian punya perbandingan sendiri dan berdikusi dengan keluarga dan condong ke Satria Muda. Selain itu, setelah dihitung hitung benefitnya cenderung ke Satria Muda dan Arki bilang ingin menghabiskan karir di Satria Muda," Ridi membeberkan.

Arki merupakan Most Valuable Player 2017 dan membawa SM juara IBL dua kali. Arki siap membayar kepercayaan klub.

"Beban sih sebenarnya dengan status pemain paling mahal. Tapi saya harus berjuang. Pemain asing memang dibayar tinggi tapi untuk bermain tiga bulan. Sementara saya adalah pemain lama kemudian pernah masuk pelatnas. Jadi harusnya tidak apa-apa," kata pemain kelahiran New York, Amerika Serikat itu.

"Lagipula sepakbola saja bisa seperti itu, bisbol, bulutangkis. Kenapa basket tidak bisa?" tanya dia.

"Ya, tapi ini sangat blessing karena saya komitmen untuk main dengan Satria muda dan mereka memperpanjang kontrak saya empat tahun berarti kita sama-sama memiliki visi yang sama," ungkap dia. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed