detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 24 Okt 2017 13:30 WIB

Tampil di ABL, Pemain CLS Dijamin Bisa Tetap Perkuat Timnas

Mercy Raya - detikSport
Sandy Febiansyakh berpeluang memperkuat Timnas basket ke Asian Games 2018. Foto: FIBA Sandy Febiansyakh berpeluang memperkuat Timnas basket ke Asian Games 2018. Foto: FIBA
Jakarta - Mundurnya CLS Knights dari Indonesian Basketball League (IBL) tak mengurangi kesempatan pemainnya untuk memperkuat Tim nasional basket Indonesia ke Asian Games 2018. Ketua PP Perbasi, Danny Kosasih, menegaskan tak membatasi liga yang diikuti.

CLS mundur dari IBL karena tak bersedia memenuhi syarat memiliki badan hukum. CLS memutuskan untuk tampil di ASEAN Basketball League (ABL) di Filipina.

Situasi ini pun memunculkan spekulasi pemain-pemain CLS tak memiliki peluang untuk membela Timnas, menyusul para pemainnya yang tak turun di kompetisi resmi Perbasi. Denny menampiknya.

"Setiap warga negara Indonesia yang layak main di timnas bisa dipanggil," kata Danny kepada detikSport, Selasa (24/10/2017).

"Termasuk juga punya trek bagus di basket. Jadi tidak ada persoalan apapun. Meski, umpamanya, ada pemain di kampung paling jelek tapi dia pemain bagus. Boleh dipilih tidak? Boleh dong," ujar dia kemudian.

Perbasi justru akan memanfaatkan dua liga, IBL dan ABL, itu memantau pemain untuk mengisi Timnas Asian Games 2018. Perbasi akan menentukan posisi pelatih dan manajer serta pemain lewat rapat dengan Badan Tim Nasional (BTN) pada 28 Oktober 2017.

"Kami tidak bisa menetapkan siapa karena sudah ada BTN. Jadi, nanti kami bersama-sama koordinasi untuk menetapkan itu. Kebetulan Ketua BTN (Syailendra S. Bakrie) sedang berada di Amerika," ujar Danny.


(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com