Bagi Indonesia, basket tak termasuk cabang olahraga prioritas di Asian Games 2018. Dengan skuat yang dimiliki, Indonesia diprediksi sulit bersaing dengan negara lain.
Apalagi, PP Perbasi tak memiliki persiapan jangka panjang menghadapi Asian Games 2018. Pelatnas basket dihelat seperti akan menghadapi SEA Games yang sudah-sudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti yang saya bilang tadi untuk level Asian Games, memang sangat berat. Kita harus jujur (bahwa lawan-lawan) levelnya satu dua di atas pemain Indonesia," kata pria yang akrab disapa Ito ini kepada detikSport, Kamis (9/11/2017).
"Jadi target realistis di ajang nanti jika misalnya yang bertanding ada 18 tim, maka kami target masuk 12 besar dulu, atau menyelesaikan putaran," Ito, sapaan karib Fictor, menyebutkan.
"Itu sangat relaistis. Jika memang sudah lolos akan ada target selanjutnya yang lebih tinggi. Tapi sasaran utamanya saya rasa ada di SEA Games, karena memang levelnya ada di sana, dan kans prestasi ada di sana," pelatih 45 tahun itu mengungkapkan.
(mcy/fem)











































