Sister City 2005
Kerja Wasit Jadi Sorotan
Jumat, 17 Jun 2005 00:53 WIB
Jakarta - Menjelang babak final Sister City 2005, kinerja wasit mendapat sorotan tim yang kurang puas. Namun sebagian tim menilai wasit sudah berusaha bertindak adil.Meski Sister City merupakan turnamen persahabatan yang tidak memperebutkan hadiah besar, namun tetap saja pertandingan kerap berlangsung keras.Dua dari tiga partai yang dipertandingkan hari Kamis, (16/6/2005) di Britama Arena Sportsmall Kelapa Gading, diwarnai dengan dikeluarkannya beberapa pemain.Di partai Beijing kontra Bangkok, dua pemain Beijing yaitu Sai Zhong Yuan dan Liu Xu harus keluar lapangan karena mendapatkan lima kali foul.Peristiwa yang sama terjadi pada partai Seoul vs Manila. Di partai yang berlangsung keras itu, dua pemain Manila bahkan sudah mendapat tiga foul sampai kuarter kedua, yaitu Richard Alonso dan Jefrey Tajonera. Akhirnya Alonso keluar di kuarter keempat disusul Leonico Chanuday, sementara Tajonera terhindar dari foul out karena tidak melakukan pelanggaran tambahan.Di partai-partai tersebut wasit sebetulnya sudah berusaha keras untuk membuat keputusan yang tepat. Tindakan wasit itu bahkan sudah dipuji oleh beberapa tim."Secara fisik wasit cukup baik, demikian pula kejelian. Stamina mereka juga baik. Memang ada salah-salah sedikit, tetapi saya yakin itu bukan sesuatu yang disengaja," ujar pelatih Beijing, Yu Zhen Feng.Hal senada diungkapkan pelatih Korea, Park Gun Yeon. "Penglihatan wasit sudah bagus. Namun ada beberapa sikut-menyikut yang tidak kelihatan. Tetapi selebihnya ok. Namun tetap saja ada ketidakpuasan yang diungkapkan oleh tim."Namun nada tidak puas tetap mengemuka. Ini misalnya diungkapkan oleh pelatih Manila, Carmelo Alas, usai kekalahan timnya atas Seoul. "Beberapa kali ada travelling pemain Seoul yang tidak di-call wasit, hal ini membuat pemain frustasi, dan jika mereka frustasi mereka bisa melakukan hal-hal yang kurang baik."Begitu kecewanya terhadap wasit, Carmelo bahkan mengancam akan bereaksi dengan lebih keras seandainya wasit masih melakukan hal yang sama di final nanti. Manila akan kembali menghadapi Seoul di babak final, Sabtu (18/6/2006) lusa. (/)











































