CLS memang memiliki beberapa nama istimewa. Mulai dari mereka yang memang sudah langganan timnas tau yang perkembangannya mencolok.
Meski absen dari IBL, CSL tetap mengikuti Asean Basketball League dan Fictor bersama asistennya Johanis Winar (Pelatih Pelita Jaya) secara khusus sempat menonton langsung ketika mereka menghadapi Tanduay Alab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain untuk mendukung CLS di ABL bersama Pelita Jaya, saya ke sini juga untuk memantau para pemain mereka yang kemungkinan besar akan masuk seleksi pertama timnas," ujar Fictor dalam rilis yang diterima Detiksport.
"Sejauh pantauan saya dan staf pelatih, setidaknya ada delapan pemain CLS yang ikut seleksi pada Februari nanti," tambah dia.
Pemain-pemain tersebut di antara lain adalah tiga pemain yang memang andalan timnas seperti Sandy Kurniawan, Ibrahim Enguio Lopez, dan Firman Dwi Nugroho. Ditambah lima pemain lain seperti Katon Adjie, Bima Riski, Kaleb Ramot, Saroni, dan Arif Hidayat.
Tak ada nama Mario Wuysang yang sebelumnya memutuskan pensiun dari timnas. Fictor sendiri menghormati putusan tersebut dan mengaku ingin melakukan regenerasi.
"Fokus saya saat ini regenerasi di timnas. Selain delapan pemain ini, setidaknya bakal ada 27 pemain secara total pada seleksi pertama dan sebagian besar pemain muda," pungkas dia.
(mrp/cas)











































