Sister City 2005
Timnas Menang di Uji Coba
Sabtu, 18 Jun 2005 19:00 WIB
Jakarta - Timnas Indonesia menundukkan tim Bangkok-Beijing dalam pertandingan eksebisi yang digelar di Britama Arena Sportsmall Kelapa Gading, Sabtu (18/6/2005).Eksebisi timnas, sedianya akan mempertemukan timnas dengan peringkat ketiga klasemen. Namun dikarenakan peringkat tiga adalah tim Jakarta Selection (tuan rumah) maka peringkat selanjutnya ditunjuk sebagai lawan.Timnas yang berintikan para pemain yang akan dikirim ke turnamen SEABA (South East Asean Basketball Association) di Malaysia awal Juli mendatang, masih terlalu tangguh buat skuad Beijing-Bangkok.Kuarter pertama, I Made "Lolik" Sudiadnyana dkk unggul 19-16 atas Bangkok. Sumbangan angka terbanyak diberikan oleh Lolik yaitu 7 angka. Di kubu Bangkok Waravout Ponnakum tampil dominan dengan catatan 14 angka.Kuarter kedua, timnas juga mampu mengungguli Beijing. Bahkan tim yang ditukangi oleh Rastafari ini memperbesar keunggulannya hingga 20 angka (44-24). Kuarter ketiga, Amin Prihantono mencetak 8 angka dan mengantar timnas unggul 70-34. Timnas akhirnya menutup skor dengan keunggulan 88-50.Dalam pertandingan itu Amin tampil sebagai pendulang angka terbanyak dengan torehan 15 angka. Sementara dari kubu Beijing-Bangkok, pemain Bangkok Ponnakum menjadi top skor dengan sumbangan 14 angka.Usai pertandingan, asisten pelatih timnas Raoul "Ebos" Miguel mengatakan timnas unggul segalanya atas Beijing-Bangkok."Lawan kami memang levelnya di bawah timnas, namun kali ini kami memang mencoba sistem yang sudah ada," ucap Ebos seusai pertandingan. Dilanjutkan Ebos, panggilan akrab pelatih Indonesia Muda Panasonic Telkomsel itu, sistem yang ingin dicoba oleh timnas adalah permainan cepat. Namun, dia menilai sistem ini belum berjalan dengan sempurna."Kami ingin mencoba permainan cepat, transisi, fast break. Soalnya selama ini kami memang melatih permainan offensive. Anak-anak sudah memperagakan dengan bagus tapi belum sempurna," tukasnya.Seusai pertandingan eksebisi, akan digelar Molten Sister City Shooting Star, yang dilanjutkan dengan grand final antara Seoul melawan Manila. (lom/)











































