Tekuk Manila, Seoul Juara

Sister City 2005

Tekuk Manila, Seoul Juara

- Sport
Minggu, 19 Jun 2005 00:40 WIB
Jakarta - Seoul akhirnya keluar sebagai juara Sister City 2005 setelah menekuk Manila 102-82 di Britama Arena Sportsmall Kelapa Gading, Sabtu (18/6/2005).Dalam turnamen ini, Seoul tampil tak terkalahkan. Tim yang diwakili oleh Yonsei University menang lima kali tanpa kekalahan (5-0) dan menjadi tim dengan rekor memasukkan paling banyak dan paling sedikit kemasukan (442-274)Di final, Yonsei yang dua hari lalu mengalahkan Manila 89-63, kembali menekuk tim yang diwakili oleh Adamson University. Namun tidak seperti sebelumnya, Manila kali ini memberikan perlawanan yang ketat.Manila bahkan mampu mengungguli Yonsei di dua kuarter pertama. Memasang Leonico Canuday, Patrick Tiong Co, Jose Hate, Roel Hugnatan dan Jon Marck Agustin, Manila memperagakan permainan bertahan yang baik. Mereka bisa memaksakan Seoul melakukan tujuh turn over.Manila bisa bermain dengan cukup ofensif dengan memasukkan 20 angka banding 16 oleh Seoul. Di kuarter kedua, Manila masih lebih ungul. Pertahanan Manila pun baik dengan melakukan 23 rebound, dan ofensif yang bagus dengan 29, sehingga membuat skor 49-42 hingga half time.Namun keunggulan Manila hanya bertahan dua kuarter. Pada dua kuarter berikutnya Seoul kembali ke permainan terbaiknya. Seoul menipiskan ketinggalan tujuh angka pada kuarter ketiga menjadi satu angka (71-72). Mereka bahkan berbalik unggul lewat tembakan tiga poin lewat Yoo Hee Sun yang merubah kedudukan menjadi 74-72. Setelah itu Manila tidak pernah berhasil mengungguli Seoul.Di kuarter ketiga ini Seoul memasukkan total 32 angka sedangkan Manila 23 angka. Di kuarter terakhir Manila menambah 10 angka sedangkan Seoul 28, skor akhir 102-82 untuk Seoul.Usai pertandingan Carmelo Alas mengaku timnya takluk dari tim yang lebih baik. Namun demikian dia tetap merasa senang karena di turnamen ini bertemu dengan tim yang tangguh."Di tiga kuarter pertama anak-anak melakukan difensif yang bagus hingga pertandingan berjalan dengan ketat. Tetapi di kuarter terakhir permainan mereka terganggu oleh permainan Korea. Mereka seperti main sendiri-sendiri. Tetapi ini adalah kekalahan pertama saya di final kejuaraan dalam tiga bulan," kata Carmelo.Sebagai juara Seoul tidak memperoleh hadiah uang, namun mendapatkan Trophi yang diserahkan oleh Walikota Jakarta Utara, Effendi Anas.Tampil sebagai MVP pada pertandingan ini forward Korea, Yoo Hee Sun yang mencatat 10 angka, enam diantaranya lewat tembakan tiga angka. Tetapi pencetak angka terbanyak bagi Seoul ialah Jun Jung Kyu dengan 19 angka. Sementara pencetak angka terbanyak dari Manila ialah Hate, dengan 13 angka.Tidak hanya tampil sebagai juara, Seoul juga berhasil memborong gelar terfavorit yaitu Tim Paling Favorit, Tim Paling Sportif dan Tim Kostum Terfavorit pilihan penonton. Sementara satu gelar lagi yaitu Pemain Terfavorit jatuh kepada guard Jakarta Selection, Kelly Purwanto.Sebelum Grand Final, juga digelar Molten Sister City Shooting Star. Kontes ini dimenangkan oleh tim F yang terdiri dari Liu Peng (Beijing #16), Jun Jung Kyu (Seoul #6), Permadi Aryo Damar (Jakarta Junior #4). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads