Jelang Gim 7 Final NBA
Pistons di Penghujung Sejarah
Kamis, 23 Jun 2005 14:34 WIB
Jakarta - Untuk pertama kali sejak tahun 1994 penentuan juara NBA harus dilakukan lewat tujuh partai. Jika juara, pada laga terakhir, Jumat (24/6/2005) pagi WIB, Detroit Pistons akan mengukir beberapa rekor. Sebelas tahun silam di Houston, tuan rumah Houston Rockets keluar sebagai juara setelah menghentikan perlawanan New York Knicks di gim ketujuh. Selama ini baru 15 kali final NBA terdiri dari tujuh gim.Jika menang, Pistons akan menjadi tim tamu keempat yang mampu memenangkan juara NBA di gim ketujuh yang berlangsung di kandang lawan. Dari 15 kali gim ketujuh, belum ada tim yang mampu menang dua kali beruntun di kandang lawan sejak format final NBA dibuat 2-3-2 ditahun 1985. Dari 15 partai tersebut, hanya tiga tim yang mampu memenangkan gim ketujuh di kandang lawan. Terakhir, Washington Wizards mengalahkan Seattle Supersonics 105-99 di kandangnya pada 1978. Sebagai catatan, Spurs baru lima kali kalah dari 51 pertandingan kandang. Sepanjang musim ini pun, Tim Duncan dkk belum pernah kalah beruntun. Tapi Pistons dikenal sebagai tim yang pantang menyerah. Di final wilayah timur melawan Miami Heat, Pistons juga harus bertarung tujuh partai. Hebatnya, di partai terakhir mereka berhasil menang di kandang lawan.Selain itu, mental juara skuad besutan Larry Brown juga tak bisa dipandang sebelah mata. Kemenangan dari Heat, misalnya, diperoleh setelah mereka tertinggal 2-3. Di babak sebelumnya, mereka menyingkirkan Indiana Pacers setelah ketinggalan 1-2.Siapkah Pistons mencetak sejarah? (mel/)











































