Spurs Juara NBA 2005

Spurs Juara NBA 2005

- Sport
Jumat, 24 Jun 2005 11:49 WIB
Spurs Juara NBA 2005
Jakarta - Kompetisi NBA 2004-05 berakhir dengan San Antonio Spurs tampil sebagai juara setelah di final gim ketujuh, Jumat (24/6/2005), mengalahkan Detroit Pistons 81-74.Spurs menang berkat keunggulannya di gim pertama, kedua, kelima, dan ketujuh -- skor akhir 4-3. Sukses mereka makin sempurna karena terjadi di depan para pendukungnya yang memadati SBC Center, San Antonio.Inilah kali kedua dalam tiga tahun terakhir Spurs meraih cincin juara. Total, tim besutan Greg Popovich itu telah memenangi kejuaraan ini sebanyak tiga kali dua yang pertama didapat di tahun 1999 dan 2003.Sementara itu Pistons gagal mempertahankan gelar juara yang diperolehnya musim lalu. Gagal pula ambisi Ben Wallace dkk mencatat rekor sebagai tim tamu keempat yang mampu memenangkan juara NBA di gim ketujuh yang berlangsung di kandang lawan.Kemenangan Spurs juga dipermanis dengan terpilihnya Tim Duncan sebagai Most Valuable Player (MVP) final. Ini berarti ia selalu menjadi pemain terbaik final setiap kali Spurs juara karena forward bernomor punggung 21 itu juga menyabet penghargaan serupa di tahun 1999 dan 2003.Hari ini pemain berusia 29 tahun itu mencetak 25 poin -- tertinggi dalam pertandingan ini -- dan 11 rebound, meskipun di dua kuarter pertama tampil buruk karena hanya mampu mengutip delapan angka.Manu Ginobili juga tak kalah menawan. Shooting guard Argentina itu bermain agresif dan menyumbangkan 23 angka, termasuk lewat dua kali free throw yang merupakan skor pamungkas dalam pertandingan ini.Di dua kuarter pertama kedua tim bermain seimbang dan perolehan angka berjalan ketat. Di kuarter pertama Spurs menang satu bola, 18-16, namun di akhir kuarter kedua Pistons balik memimpin setengah bola, yakni 39-38.Di babak pertama Ben Wallace tampil baik dengan menorehkan 12 poin dan empat rebound, sedangkan di kubu Spurs, Robert Horry mengumpulkan 10 angka -- 8 di antaranya di kuarter pertama. Duncan terlihat kesulitan karena lima lemparannya selalu gagal masuk jala.Spurs mulai terlihat makin baik dan makin baik sejak pertengahan kuarter ketiga. Konsentrasi Duncan mulai meningkat, sementara pergerakan Ginobili lebih efisien. Di akhir kuarter ini kedudukan sama kuat 57-57.Cikal bakal kemenangan tuan rumah terjadi di kuarter keempat. Ginobili memberi assist buat 3-pointer yang dilakukan Horry, dan Duncan meneruskan bola Bruce Bowen untuk membawa Spurs memimpin 67-61.Pistons sempat membalasnya dengan menambah empat poin sebelum duet Duncan-Ginobili melakukan dua aksi gemilang berturut-turut.Pertama, Ginobili menarik tiga pemain Pistons sehingga Duncan berdiri bebas di baseline, yang dengan mudah meneruskan operan rekannya itu menjadi gol. Tak lama kemudian, permainan serupa terjadi, tapi pelakunya berbeda: Duncan sebagai pengumpan, Ginobili sebagai scorer. Spurs unggul 76-65 di sisa dua menit 57 detik.Setelah Pistons menambah tiga angka, Spurs kembali memperoleh keuntungan lewat satu lemparan bebas Duncan. Memasuki menit terakhir skor 73-68, sebelum Ginolibi melakukan aksi solo untuk menjadikan kedudukan 75-68. Sejak itu Pistons tak mampu bangkit dan mengejar ketinggalannya.Penampil terbaik Pistons adalah Chauncey Billups yang mengemas 13 poin, 8 assist dan 3 rebound, disusul Ben Wallace yang mendulang 12 poin dan 11 rebound.Foto: Pemain San Antonio Spurs Tony Parker mencoba melewati pemain Detroit Pistons Chauncey Billups di babak pertama final NBA gim ketujuh. (AFP/Jeff Haynes). (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads