IBL 2005 Seri 12
Citra Satria Juru Kunci
Minggu, 03 Jul 2005 23:36 WIB
Semarang - Tim peringkat lima besar musim lalu, Citra Satria, bernasib buruk tahun ini. Tim kota Jakarta ini tidak sekalipun mampu meraih kemenangan sehingga dipastikan menjadi juru kunci IBL 2005.Tim asuhan Ade Bella Harapap itu gagal memaksimalkan dua laga terakhirnya di Seri 12 di GOR Sahabat, Semarang, Jawa Tengah, karena kembali menyerah dari lawan-lawannya.Hari ini, Minggu (3/7/2005), Ari Sapto dan kawan-kawan ditundukkan rival sekotanya, Kalila, dengan angka 77-60. Sebelumnya, pada hari Sabtu kemarin mereka takluk telak dari Avian Bima Sakti 79-57.Dengan tambahan dua kekalahan di Semarang ini maka Citra Satria menjadi satu-satunya tim di musim ini yang tak pernah meraih kemenangan dalam 18 partai. Alhasil, mereka mendekam di dasar klasemen sampai kompetisi berakhir.Dikatakan asisten pelatih Tri Adnjana Adi, prestasi drastis yang dicapai Citra Satria, dari peringkat kelima tahun lalu menjadi juru kunci, sudah diprediksi sejak awal kompetisi. Sebabnya, tim ini diklaim masih mencari formula yang pas antara pemain senior dengan para pemain debutan (rookie)."Seperti diketahui, tahun ini kami kehilangan empat pemain dan mengambil banyak rookie. Kondisi ini dimaklumi manajemen. Karena itu tahun depan kami harusnya bisa lebih bagus. Kami pun akan mencari big man untuk memperkuat Citra Satria pada musim kompetisi tahun depan," jelas Tri.Sementara itu Kalila berhasil memenuhi targetnya meraup dua kemenangan di Seri 12. Kemenangannya atas Citra Satria merupakan lanjutan dari sukses mereka sehari sebelumnya, saat melibas Angsapura Sania 80-55."Kami sungguh senang. Karena target meraih dua kemenangan tercapai di Semarang. Dengan demikian target Kalila tahun ini untuk menempati posisi delapan besar juga tercapai. Ini lebih baik dari kompetisi A Mild IBL tahun lalu, saat Kalila berada di posisi juru kunci," ungkap Pelatih Kepala Bambang Hermansyah.Pada pertandingan Citra Satrian vs Kalila, lima pemain menembus double-double. Kelly Purwanto kembali menjadi pencetak angka terbanyak untuk Kalila dengan 19 angka, disusul Yudhi Mardiansyah dengan 16 angka, dan Ponco Ariwibowo 13 angka.Sementara Ari Sapto memberi kontribusi angka terbanyak bagi Citra Satria dengan raihan angka 14, disusul Syarif Tuanaya dengan 10 angka. (a2s/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
