KONI Lamar Jadi Tuan Rumah Emergency Council Meeting
Jumat, 15 Jul 2005 18:12 WIB
Jakarta - Sebagai upaya mengantisipasi ancaman pencoretan basket di SEAG XXIII Manila, KONI Pusat mengatakan pihaknya telah mengajukan Jakarta untuk menjadi tuan rumah emergency council meeting. Demikian dikatakan Sekjen KONI Pusat Rita Subowo setelah bertemu dengan Ketua Umum PB Perbasi Erick Thohir di Lt. 12 Gedung KONI Pusat, Jl Pintu Satu, Jakarta, Jumat (15/7/2005). Pengajuan Jakarta menjadi tuan rumah pertemuan darurat itu merupakan satu dari dua opsi yang diusulkan KONI untuk memecahkan masalah yang dialami basket. Yang lain adalah mencari solusi bersama Federation International Basketball Association (FIBA). Pertemuan darurat diyakini sangat diperlukan mengingat di Filipina kini situasi politik semakin menghangat setelah ada tekanan agar Presiden Gloria Macapagal turun dari jabatannya. Kepentingannya dengan basket adalah kepastian akan nasib olahraga ini di SEAG Manila. "Kalau dalam pertemuan itu diputuskan kalau SEAG dipindahkan ke negara lain (Malaysia atau Thailand yang telah bersedia) maka persoalan cabang olahraga basket selesai. Cabang ini tetap dipertandingkan, sementara Filipina tidak ikut," kata Erick Thohir. Erick menambahkan sebetulnya ada tiga opsi yang bisa dilakukan untuk mempertahankan cabang basket di SEAG Manila. Menggelar pertandingan di negara lain (selain Filipina) hanyalah salah satunya. "Pertama, menekan Filipina agar tetap mempertandingkan basket di SEAG di Manila. Kedua, basket tetap diadakan di Manila tapi diselenggarakan oleh gabungan negara peserta (SEABA). Ketiga, mempertandingkan basket di negara lain (bukan di Filipina)," tukas Erick.Ancaman pencoretan basket di SEAG Manila mengemuka setelah FIBA melarang Filipina untuk mengikuti dan menggelar event basket dunia di negerinya, menyusul konflik antara POC (KONI-nya Filipina) dan BAP (Perbasi-nya Filipina). Masalah semakin pelik setelah FIBA tidak mengakui keputusan POC, yang mengeluarkan BAP dari keanggotaannya, dan tetap mengakui BAP sebagai pihak yang secara resmi menjadi wakil perbasketan Filipina di ajang internasional. Meski ada ancaman pencoretan cabang olahraganya, Erick menegaskan kalau pelatnas SEAG Manila tetap berlatih. Apalagi tim putra juga akan mengikuti kejuaraan Asia di Qatar bulan September mendatang. "Tidak ada perubahan, timnas tetap latihan," tandasnya. (mel/)











































