Final Four IBL 2005
Aspac Susul SM ke Final
Minggu, 24 Jul 2005 22:15 WIB
Jakarta - Ulangan final tahun lalu terjadi lagi. Hewlett Packard Aspac menyusul Satria Muda Britama ke babak championship game setelah menyingkirkan Bhineka Sritex 2-0.Dalam gim kedua Final Four di Hall A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/7/2005), Aspac menang 72-68. Dua hari lalu Riko Hantono dkk juga menang atas Bhineka dengan skor telak 91-38.Tidak seperti di gim pertama, kemenangan kali ini tidak digapai Aspac dengan mudah. Menurunkan starter Riko, Mario Wuysang, Andi Poejakesuma, Hary Suharsono, dan Romy Chandra terlambat panas.Di kuarter perama mereka tertinggal 11-18. Baru di kuarter kedua tim asuhan Tjetjep Firmansyah ini mulai menggebrak. Strategi defence ketat dengan double team membuat Bhineka kerap kehilangan bola. Aspac memaksa lawan melakukan delapan kali turnover.Mulusnya Aspac juga dikarenakan buruknya akurasi tembakan I Made 'Lolik' Sudiadnyana. Field of goal mereka dari permainan terbuka hanya 3/10. Di kuarter ini Aspac berbalik unggul 33-27.Di kuarter ketiga Aspac masih memperagakan defence yang ketat, tapi Bhineka memperbaiki performanya. Permainan mereka di bawah ring membaik dengan indikasi 10 rebound.Lolik juga mulai bagus dalam penyelesaian akhir. Di kuarter ini ia menyumbang tujuh poin, sedangkan rekannya Dhanny Harahap menambahkan lima poin, sehingga Bhinnek unggul lagi 49-48. Bangkitnya Bhineka di kuarter ketiga tampaknya membuat Aspac terpecut juga. Mereka kembali bermain ngotot dan kejar-kejaran angka berlangsung ketat. Tapi di saat kritis Andy 'Batam' Poejakesuma menjadi inspirator kebangkitan timnya.Dua kali ia mencetak angka penting. Yang pertama lewat lemparan tiga angka yang mengubah kedudukan menjadi 60-56, sementara yang kedua ia buat dari lemparan bebas yang menjadikan skor 67-65. Skor akhir 72-68 buat Aspac."Saya cukup puas dengan hasil ini. Meskipun tak ada peluang ke final tapi anak-anak mengeluarkan permainan terbaiknya. Di gim pertama kami kehilangan ritme, kali ini tidak. Aspac menang karena Andy main brilian," terang pelati Bhineka Eddy Santosa usai pertandingan.Sementara kapten Aspac Riko Hantono mengaku cukup terkejut dengan penampilan Bhineka di gim kedua ini. "Mereka jelas lebih siap dibanding kemarin. Mereka juga mendengarkan instruksi pelatihnya. Kita cukup kaget juga sih, tapi tetap menjalani instruksi coach dan akhirnya bisa menang," tandasnya.Riko adalah penampil terbaik dari kubu Aspac berkat torehan 14 angka dan 8 rebound. Andy menyumbangkan 11 poin plus 6 rebound. Di kubu Bhineka, Lolik tampil sebagai topskor dengan 23 angka dan 9 rebound.Dengan demikian partai puncak IBL 2005 akan mempertemukan Aspac dengan SM Britama. SM ke final setelah menundukkan Garuda Panasia 2-0. Tahun lalu kedua tim juga bertemu di championship game dan SM keluar sebagai juara setelah menang 2-0. (a2s/)











































