detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 21 Jul 2018 15:04 WIB

Toronto Raptors Minta Maaf Usai Lepas DeMar DeRozan

Redzi Arya Pratama - detikSport
DeMar DeRozan pindah ke San Antonio Spurs dari Toronto Raptors (Jason Miller/Getty Images) DeMar DeRozan pindah ke San Antonio Spurs dari Toronto Raptors (Jason Miller/Getty Images)
Toronto - Toronto Raptors meminta maaf kepada DeMar DeRozan usai mendepaknya. Raptors melakukan itu karena tak mau melewatkan kans merekrut Kawhi Leonard.

Trade paling sensasional menjelang NBA 2019 memang baru saja terjadi, ketika Raptors memilih melepas andalan utamanya DeRozan ditambah Jakob Poeltl dan satu tempat untuk first round Draft 2019, demi mendapatkan dua starter utama San Antonio Spurs, Leonard dan Danny Green.

Tapi, trade ini lantas dipermasalahkan oleh DeRozan maupun Leonard yang sebenarnya tak mau pindah. Bahkan DeRozan sempat curhat di akun Instagram terkait trade ini.

Selang beberapa hari setelah kesepakatan, Presiden Raptors, Masai Ujiri, akhirnya angkat bicara. Ia memastikan bahwa ada kesalahpahaman antara Raptors dengan DeRozan.


"Saya melakukan pembicaraan dengan DeMar saat Summer League dan sebenarnya sangat ingin menghentikan pembicaraan di sana. Kami berbicara, saya pikir mungkin ini adalah kesalahan saya saat berbicara tentang ekspektasi kami ke depannya. Jadi, kami tak sepenuhnya berbicara tentang trade, tapi apa harapan saya kepadanya. Saya pikir di situlah terjadi kesalahpahaman," ujar Ujiri seperti dilansir ESPN.

"Dalam pekerjaan, saya selalu berasumsi kami maju dengan tim yang dimiliki. Jika ada miskomunikasi di sana, saya meminta maaf kepada DeMar, keluarganya, dan agennya. Saya tidak bermaksud seperti itu," lanjut dia.

Ujiri juga mengungkapkan bahwa Raptors sangat tertarik mendatangkan Leonard yang memang ingin meninggalkan Spurs dan mereka pun dengan cepat mengambil kesempatan ini.

"Ketika Anda memiliki peluang mendapatkan satu dari lima pemain terbaik dan ini sangat jaran terjadi, maka saya pikir Anda harus mengambilnya."

"Leonard tidak memperlihatkan kepada saya soal ketidaksukaannya bermain di. Pada akhirnya setiap orang memiliki pendapat sendiri soal segalanya. Saya tidak melihat itu sama sekali dari Leonard atau pihaknya. Saya pun akan memberinya kesempatan bicara banyak saat bertemu langsung," tutupnya.




(mrp/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed