Jelang Championship Games IBL 2005
SM: Masih, Impossible is Nothing
Selasa, 02 Agu 2005 20:00 WIB
Jakarta - Meski berstatus juara bertahan, Satria Muda Britama tetap tidak diunggulkan. Namun SM merujuk pengalaman tahun lalu bahwa impossible is nothing.Hampir tidak ada yang mengira bahwa SM akan mampu mematahkan dominasi Aspac tahun lalu. Namun kenyataannya berbicara lain, tim yang ditukangai Victor "Ito" Roring itu berhasil membalikkan prediksi banyak orang.Menjelang Championship Games tahun ini yang digelar mulai tanggal 7 Agustus di Britama Arena Sports Mall Kelapa Gading, SM kembali diposisikan sebagai tim yang tidak diunggulkan. Bagaimana tidak lawan yang dihadapi ialah HP Aspac yang tidak terkalahkan sepanjang musim ini.Namun SM mengingatkan bahwa semua pihak harus belajar dari tahun lalu. "Impossible is nothing," ujar Ito dalam konfrensi pers di Jakarta, Selasa (2/8/2005)."SM siap 100 persen secara fisik maupun mental. Dan kali ini kita mendapat nilai tambah karena Wahyu Widayat sudah bisa bertanding," lanjut Ito mengenai pulihnya sang kapten dari cedera.Ito menuturkan bahwa tahun lalu Wahyu juga sedang didera cedera saat Championship Games, bahkan sempat meminta diganti. Namun sang pelatih mendorongnya untuk tetap di lapangan memimpin rekan-rekannya untuk meraih kemenangan. "Keinginan untuk juara akan mengalahkan rasa sakit," tegas Ito.Wahyu sendiri menyambut optimis pernyataan Ito yang akan menurunkannya di Championship Games. "Saya siap. Selain itu SM sekarang lebih dewasa dari segi permainan dan mental. Kita akan ulangi kejutan tahun lalu di mana dengan segala kekurangan kita bisa menang," tuturnya. (lom/)











































