detiksport
Follow detikSport
Rabu, 15 Agu 2018 23:28 WIB

Korea Targetkan Emas Basket di Asian Games 2018

Mercy Raya - detikSport
Pebasket Korea Hyejin Park saat menghadapi Indonesia (INASGOC/Wahyudin/Aa/18) Pebasket Korea Hyejin Park saat menghadapi Indonesia (INASGOC/Wahyudin/Aa/18)
Jakarta - Atlet basket putri Korea Hyejin Park menargetkan emas di Asian Games 2018. Penyatuan dua Korea jadi "senjata" untuk meraihnya.

Pada cabang basket putri 5x5, Korea Selatan dan Korea Utara memutuskan bersatu dengan nama Unified Korea dan memakai bendera sendiri. Mereka pun memulai laga perdana dengan hasil sip

Menghadapi timnas Indonesia, Korea tak terkalahkan. Tim asuhan Lee Moonkyu langsung tancap gas sejak kuarter pertama dan mengakhiri laga dengan skor 108-40 di Hall A Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan pada Rabu (15/8/2018).






"Saat latihan kami memang menemukan sedikit kesulitan karena waktu persiapan yang pendek banget. Tapi karena punya kesamaan bahasa, kami tetap bisa bermain dengan baik. Dan kami juga makin senang dengan penggabungan ini," kata Hyejin usai pertandingan.

Tak hanya soal waktu, awalnya Hyejin dan rekan-rekannya juga sempat kesulitan karena perbedaan budaya. Namun, masing-masing pemain saling berusaha untuk menyesuaikan diri satu sama lain.

"Kita tahu Korea Selatan itu lebih ke barat-baratan sedang di Korea Utara tak terlalu. Jadi Korea Utara mulai mengikuti kami (Korea Selatan), tapi kami pun juga menyesuaikan budaya mereka sehingga kami juga sudah mulai biasa dengan penyatuan ini," lanjutnya.

Dia pun berharap penyatuan ini memberi dampak positif bagi kedua negara termasuk mewujudkan target medali emas. Hyejin termasuk salah satu pemain di tim basket yang meraih medali emas Asian Games 2014.






"Target untuk saat ini baru untuk di Asian Games dulu, untuk dapat medali emas. Kami konsentrasi di sini dulu," papar pemain dengan tinggi 1,8 meter ini.

Ditanya soal pengaruh relasi dua negara, Hyejin menolak untuk berkomentar lebih banyak.

"Kalau yang begitu kami tak bisa jawab. Soalnya itu kan politik. Kalau misal sekarang sudah baik, mungkin ke depannya nanti kami akan ada penggabungan lagi jika ada kesempatan lagi," tutupnya.



(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed