Riko: MVP Tidak Penting

MVP Championship Games IBL 2005

Riko: MVP Tidak Penting

- Sport
Sabtu, 13 Agu 2005 05:13 WIB
Jakarta - Kapten Hewlett Packard Aspac Riko Hantono, mungkin menjadi pemain paling berbahagia. Selain mengantar timnya menjadi juara, dia juga berhasil meraih gelar MVP Final IBL 2005.Dalam gim kedua Championship Games A mild IBL 2005 yang berlangsung di Hall A Gedung Basket Senayan Jakarta, Jumat (12/8/2005), Riko dinobatkan sebagai MVP setelah mencatat 15 angka dan 7 rebound. Diplot untuk memperkuat defense, pada awalnya Riko justru menjadi pendulang angka terbanyak bagi timnya. Kontribusinya yang paling berarti adalah 8 poin yang dicetak di kuarter 4Tak hanya hanya dengan jalan mencetak angka, pemain bertinggi 186 cm itu juga mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai seorang pemain bertahan. Dikatakan oleh manajer Irawan Haryono, Riko pada awalnya memang difokuskan untuk defense, namun siapa sangka ia justru menjadi pencetak angka terbanyak "Sebelum pertandingan ini saya sudah menyatakan pada anak-anak supaya jangan mengharapa Riko bisa mencetak angka. Soalnya dia difokuskan untuk melakukan defense, tapi pelatih SM Britama kemudian melakukan perubahan startegi dan itu membuka kesempatan untuk Riko mencetak agnka lebih banyak."Riko sendiri cukup terkejut dengan gelar yang ia dapatkan. Pasalnya dari awal ia hanya menjalankan perintah pelatih dengan membantu defense."Gelar MVP tidaklah penting, yang penting tim saya menang. Tadinya saya tidak diahapkan mencetak angka karena tugas saya membatu defense tim," ujar Riko.Apapun alasannya Riko yang saat jumpa pers mengenakan kaus bertuliskan "Another Season Prov Another Championship" (ASPAC) itu memang berpengaruh besar dalam kemenangan timnya atas SM Britama 52-42.Gelar yang diraih Riko bertambah lengkap setelah ia juga terpilih dalam A Mild IBL All Defensive Team. Selain Riko tim tersebut juga terdiri dari Mario Wuysang (HP Aspac), Andrie Ekayana (Avian Bima Sakti) , Vinton Nolan (IM Panasonic Telkomsel) dan Ronny Gunawan (CLS Good Day).Selain itu malam tadi IBL juga mengumumkan Rookie of the year dan Lee Cooper Most Favourite Palyer yang jatuh pada Dimas Aryo Dewanto (CLS Good day) dan Welly Situmorang (SM Britama).Seluruh penghargaan yang diberikan IBL tersebut berdasarkan data statisik sepanjang musim. kompetisis tahun ini. Nilai mereka dipereoleh dari penjumlahan raihan defensif rebound, block, steal serta defensive assists dikurangi personal foult dan turn over.Namun demikian, pengecualian pada Lee Cooper Most Favourite Palyer yang diperoleh berdasarkan kiriman sms paling banyak dari penonton. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads