detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 22 Nov 2018 01:05 WIB

Flying Wheel Makassar Targetkan Empat Besar di Srikandi Cup 2018/2019

Reinhard Soplantila - detikSport
Flying Wheel Makassar menargetkan semifinal di Srikandi Cup 2018/2019 (Foto: dok. Istimewa) Flying Wheel Makassar menargetkan semifinal di Srikandi Cup 2018/2019 (Foto: dok. Istimewa)
Makassar - Persiapan ekstra dilakukan tim basket putri Flying Wheels Makassar satu pekan jelang Srikandi Cup 2018/2019. Flying Whells bertekad menembus empat besar.

Jelang digelarnya Srikandi Cup Seri 1 di Gor Merpati, kota Denpasar, Bali, pada 26 November mendatang, intensitas latihan pemain Flying Wheels bertambah. Dari yang biasanya satu kali dalam satu hari, kini menjadi dua kali sehari yang dilakukan dalam satu pekan terakhir. Beberapa materi tambahan dan latih tanding juga diberikan kepada pemain Flying Wheels.

Menurut pemain Flying Wheels, Azizah Abbas, belajar dari pengalaman di Srikadi Cup 2017/2018, mereka harus membenahi mental bertanding dan meningkatkan kekompakan tim.

"Untuk Seri 1 intensitas latihan bertambah jadi dua kali sehari, libur itu cuman Sabtu dan Minggu," ujar Azizah Abbas, ditemui detikSport usai latihan di GOR Flying Wheel, Jalan Laiya Makassar, pada Rabu (21/11/2018) malam.

"Kita lebih persiapkan mental dan tahun lalu kami belum terlalu kompak jadi tahun ini itu mental dan kekompakan tim ditingkatkan," sebutnya.

Pada Srikandi Cup tahun ini, sang juara bertahan Surabaya Fever serta Merah Putih Samator Jakarta memutuskan untuk absen. Tidak hadirnya dua tim inilah yang membuat Flying Wheel Makassar percaya diri dan memasang target mampu menembus babak semifinal.

Apalagi menurut pelatih Flying Wheel, Eddy Winarso, dalam beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan di dalam pola permainan anak asuhnya.

"Kami berusaha capai target masuk semifinal. Peluang empat besar itu kami lihat ada, apalagi dari tahun lalu kami sekarang sudah ada perubahan," ujar pelatih Flying Wheel, Eddy Winarso.

"Kendala kami memang masih menggunakan pemain lokal. Beberapa evaluasi sampai sekarang itu kami masih kekurangan Big Man, passing, dribbling masih harus diasah, dan shooting harus lebih baik lagi," tegas Eddy.

Eddy juga menyebut dua tim yang diprediksi jadi pesaing berat timnya di Srikandi Cup 2018/2019 uaitu yaitu Merpati Bali dan Tenaga Baru Pontianak.

"Lawan berat yang kami lihat itu ada dua, Merpati Bali dan Tenaga Baru Pontianak," tambahnya.

Di Srikandi Cup 2017/2018 tim Flying Wheels hanya dapat finish di posisi tujuh dari total delapan peserta. Sementara untuk tahun ini, terdapat tujuh tim yang ikut serta, yaitu Tanago Jakarta, Scorpio Jakarta, GMC Cirebon, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Flying Wheel Makassar, dan Tenaga Baru Pontianak.

Srikandi Cup dimulai pada 26 November mendatang dengan seri pertama digelar GOR Merpati, Denpasar, Bali. Lalu, seri kedua di Jakarta (GOR Cempaka Putih atau GOR Rawamangun) pada 11-16 Februari 2019, dan terakhir seri ketiga di GOR Sahabat, Semarang, 1-6 April 2019. Untuk babak Playoff dan Grand Final akan digelar di Pontianak pada akhir April.

(nds/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com