detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 25 Des 2018 18:43 WIB

Anthony Davis Diminta Gabung Lakers

Redzi Arya Pratama - detikSport
Anthony Davis diminta gabung ke LA Lakers (Gary A. Vasquez-USA TODAY Sports) Anthony Davis diminta gabung ke LA Lakers (Gary A. Vasquez-USA TODAY Sports)
New Orleans - Los Angeles Lakers dianggap pas jadi tim baru bintang New Orleans Pelicans, Anthony Davis. Hal itu dikatakan eks bintang NBA Kevin Garnett. Kenapa?

Kiprah Davis sejak di-draft sebagai 1st pick tahun 2012 oleh Pelicans (saat itu masih New Orleans Hornets) terus menanjak. Ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di NBA dalam beberapa tahun terakhir.

Davis sudah lima kali masuk ke tim All-star, menjadi MVP All-star tahun 2017, tiga kali masuk tim terbaik NBA, dan tiga musim punya statistik blok terbaik. Kemampuan dia sebagai Big Man sudah dibuktikan.




Musim ini pun, Davis masuk ke peringkat tiga pemain dengan rataan poin tertinggi yakni 28 poin per laga, hanya kalah dari Kevin Durant (29 poin) dan James Harden (32 poin). Ia juga duduk di peringkat kedua pemain dengan blok paling sering dengan 2,8 blok per pertandingan.

Ironisnya, Pelicans tak memberikan performa terbaik musim ini. Meski Davis tampil apik, mereka masih terpuruk di peringkat kedua dari bawah wilayah barat. Tak ayal kabar soal potensi Davis hengkang semakin besar.

Lakers menjadi salah satu tim yang dikabarkan meminati pemain berposisi center ini. Bahkan LeBron James sempat mengungkapkan akan sangat senang jika Davis bergabung.





"Itu akan luar biasa (Davis gabung Lakers), seperti, duuh. Intinya itu akan sangat spesial," ungkap LeBron kepada ESPN.

Sekarang giliran legenda NBA, Kevin Garnett yang angkat bicara. Mantan penggawa Boston Celtis itu bahkan sudah meminta Davis cabut dari Pelicans.

"Ketika Davis bermain bersama Pelicans, ya mereka cuma maksimal sampai di situ, tak bisa lebih. Mereka sudah mentok," ujar Garnett seperti dikutip Slamonline.

"Tapi, Davis dengan LeBron James, dia akan mencapai level yang berbeda dan itu mengerikan. Karena itu dia harus bergabung di tim yang bisa memberikannya trofi atau setidaknya kesempatan untuk menuju ke arah sana," sambungnya.

"Dia tak punya itu (kesempatan juara bersama Pelicans). Pemain hebat butuh pemain hebat lainnya. Dia masih pemain hebat ketika LeBron di sana. Keduanya akan menjadi bintang. Itu gunanya Anda menyatukan superpower bersama-sama."


(mrp/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed