detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 31 Jan 2019 12:45 WIB

Pelita Jaya Pastikan Wayne Bradford Menepi Sampai Akhir Musim IBL

Femi Diah - detikSport
Pemain Pelita Haya, Wayne Bradford, cedera parah dan harus menepi hingga akhir musim IBL 2019. (dok IBL) Pemain Pelita Haya, Wayne Bradford, cedera parah dan harus menepi hingga akhir musim IBL 2019. (dok IBL)
Jakarta - Pelita Jaya dipastikan kehilangan Wayne Bradford hingga akhir musim Indonesia Basketball League. Guard lincah dari Amerika Serikat itu cedera parah.

Bradford dibekap cedera kaki kanan saat Pelita Jaya menghadapi Bima Perkasa Jogja di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/1/2019). Bradford, yang tengah melakukan tembakan lay up, saat kuarter kedua berjalan tiga menit berbenturan dengan salah satu pemain Bima Perkasa. Petaka terjadi saat pendaratan.

Setelah terjadi insiden itu, Bradford dilarikan ke RS Dr Oen, Solo. Dalam prosesnya dia dirujuk ke beberapa rumah sakit lain. Yakni, RS Royal Progress dan RSPAD Pav. Kartika Jakarta kemudian berlanjut ke RS Mt. Alvernia di Singapura.

Kini, Bradford dirawat di Rumah Sakit John Hopkins.


"Dari musibah cedera Wayne dari pertandingan di Solo, dia mendapat cedera yg parah. Kami mengikuti prosedur dengan membawa ke rumah sakit. Baru ini kami memberikan pernyataan. Dari Solo sampai sekarang di Singapura, kami sudah mengusahakan yang terbaik. Sudah empat rumah sakit, Tindakan medis sudah dilakukan," kata Fictor Gideon Rorinng, pelatih Pelita Jaya.

[Gambas:Instagram]

"Sudah kami lakukan tindakan medis. Dan sekarang Wayne sudah lumayan kuat. Dia pribadi yang tangguh. Dari tim tidak berhenti berdoa dan memberikan dukungan. Kami memakai kaos Strong saat di Bandung, kamu mendukung dari jauh. Sekarang, dia akan melewati masa-masa sulitnya. Tapi, kami sebagai keluarga tidak akan meninggalkan dia," dia menambahkan.

"Cederanya cukup parah. Detailnya akan ada pernyataan dari tim medis agar lebih clear. Saya dari Pelita Jaya hanya memberitahu keadaan terakhir," ujar pelatih yang akrab disapa Ito tersebut.

Tepat usai pertandingan, Ito menyampaikan dugaan lapangan yang licin hingga mengakibatkan pemain jatuh-jatuh. Termasuk, Bradford.


"Itu sudah kami jadikan masukan kepada IBL. Hampir setiap hari, di setiap akhir pertandingan, ada konferensi pers, hampir semua pelatih, tidak hanya saya juga berbicara itu. Tapi, kami tidak berkompeten untuk menentukan itu. Tugas saya menyiapkan tim untuk menghadapi pertandingkan. Kami sudah sampaikan kepada IBL," ujar dia.

Saat ini, Pelita Jaya menempati peringkat kedua Divisi Putih, tepat di bawah Stapac Jakarta. Dari 11 laga yang dilakoni, Pelita Jaya mengantongi tujuh kemenangan.

[Gambas:Youtube]

(fem/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com