A Mild IBL Rookie Challenge
143 Debutan Jalani Seleksi di 4 Kota
Rabu, 21 Sep 2005 18:48 WIB
Jakarta - A Mild IBL Rookie Challange telah menutup pendaftaran 31 Agustus lalu. Para debutan (rookie) yang telah mendaftar wajib masuk kamp pelatihan (training camp) lokal di empat kota mulai 24 September ini.Seleksi awal A Mild IBL Rookie Challenge, yang menjadi ajang seleksi pebasket debutan (rookie) sebelum berlaga di kompetisi A Mild IBL akan digelar di Solo, Surabaya, Medan dan Jakarta. Pesertanya adalah para debutan yang telah mendaftar. "Mereka merupakan para pelamar hingga batas akhir penutupan program tanggal 31 Agustus. Menariknya bila tahun lalu kebanyakan pendaftar berasal dari klub-klub basket lokal, maka di tahun ini ada sejumlah pendaftar yang berasal dari para pemain yang berkiprah Libama dan Kobatama," jelas Manajer Pengembangan Bisnis IBL Muhammad Rifky, yang menjadi pelaksana A Mild IBL Rookie Challenge dalam rilis yang diterima detiksport, Rabu (21/9/2005).Menurut Rifky, adanya para pebasket asal Libama dan Kobatama yang akan mengikuti seleksi A Mild IBL Rookie menujukkan bahwa IBL menjadi acuan tertinggi seluruh pebasket muda yang bercita-cita menjadi pebasket profesional di Tanah Air. Apalagi saat ini seluruh pemain timnas basket Indonesia yang dipersiapkan untuk Kejuaraan Asia dan SEA Games 2005 merupakan para pebasket yang berkompetisi di A Mild IBL.Setelah mendaftar, seluruh peserta A Mild IBL Rookie Challenge wajib mengikuti kamp latihan lokal di empat kota yaitu di Solo, Surabaya, Medan dan Jakarta. Kamp latihan di Solo berlangsung di GOR Bhinneka, Solo, pada 24-26 September ini. Tiga hari berturut-turut, selama dua jam tiap harinya, 35 calon pemain debutan asal Jawa Tengah itu akan digembleng Pelatih Ateng Sugianto, di kandang Bhinneka Sritex. Di GOR Kertajaya, Surabaya, 35 rookie dari Jawa Timur bakal ditangani Pelatih Paulus di kandang CLS Good Day selama dua hari, 27-28 September. Di GOR Angsapura, Medan, 10 rookie asal Sumatera Utara dan sekitarnya mendapat sentuhan langsung Pelatih Kepala Angsapura Sania Freddy Gorey pada 30 September-1 Oktober. Dan pada saat yang bersamaan dengan di Medan, di Hall C Senayan Jakarta, 63 rookie asal ibukota mendapat arahan Pelatih Jaki Hata.Seleksi akhir 143 calon pemain debutan dari seluruh kota tersebut langsung dilaksanakan setelah kamp latihan lokal selesai. Jadi di Solo seleksi akan digelar pada 27 September. Di Surabaya tanggal 29 September, serta di Medan dan Jakarta bersamaan waktunya pada 2 Oktober. Khusus seleksi, selain pelatih yang sudah ditunjuk akan ada pelatih pendamping dan pengurus IBL. Jaki Hata akan menjadi pelatih pendamping seleksi di Solo, Surabaya dan Medan. Sedangkan Tri Adnyana akan mendampingi seleksi di Jakarta. "Sebelum bulan Ramadhan, kami sudah akan mendapat nama-nama rookie yang akan mengikuti seleksi akhir di Jakarta. Para pebasket debutan yang lolos dari empat kota tersebut wajib mengikuti kamp latihan nasional di Jakarta. Yang rencananya berlangsung setelah Hari Raya Idul Fitri," jelas Rifky.Di training camp nasional inilah para pebasket debutan nantinya dinilai seluruh aspek kemampuannya sebagai seorang pebasket. Mulai dari kemampuan fisik, teknik bermain, hingga kesiapan mental. Disini para pebasket debutan akan diperingkat berdasarkan penilaian tim pelatih dan pengurus IBL.Puncak A Mild IBL Rookie Challenge akan berlangsung pada saat draft pick. Karena pada saat itulah mereka di-draft oleh klub-klub IBL. Klub yang menempati peringkat terakhir pada musim kompetisi A Mild IBL 2005 memperoleh kesempatan pertama. Disusul berturut-turut dengan klub yang memiliki peringkat lebih baik. Angsapura Sania, Kalila, CLS Good Day, Avian Bima Sakti, IM Panasonic Telkomsel, Bhinneka Sritex, Panasia Garuda, SM Britama dan terakhir HP Aspac. (mel/)











































