Tekuk Aspac 70-64, Bhineka Juara

A Mild IBL Turnamen

Tekuk Aspac 70-64, Bhineka Juara

- Sport
Sabtu, 01 Okt 2005 21:47 WIB
Surabaya - Bhineka Sritex Solo mencatat prestasi baru. Di final turnamen A Mild IBL yang dilangsungkan di GOR Kertajaya, Surabaya, Sabtu (1/10/2005), tim asuhan Edy Santoso ini menekuk HP Aspac Jakarta dengan skor 70-64.Kemenangan ini sekaligus membalaskan kekalahan Bhineka di babak grup putaran kedua Solo beberapa waktu lalu. Tentunya hasil tersebut disambut dengan suka cita oleh Pek King Day dkk saat pertandingan berakhir."Saya bersyukur dengan kemenangan ini. Kemenangan ini untuk tim dan semua penonton yang memberikan dukungannya kepada Bhineka," ungkap kapten tim Anang Sulistyawan seusai pertandingan.Nada serupa juga diungkapkan oleh pemain asing Bhineka Rensy Bajar yang juga menjadi pahlawan bagi timnya di pertandingan ini. Ia juga berharap bisa datang lagi ke Indonesia untuk bermain di IBL.Laga puncak ini sendiri berlangsung seru. Kedua tim saling susul menyusul perolehan angka dan melakukan permainan cepat. Namun Bhineka terbukti lebih unggul dalam membukukan poin di saat-saat penting.Kuarter pertama menjadi milik Bhineka dengan skor 21-18. Namun Pek King Day tidak memperolehnya dengan mudah. Terbukti saat memasuki kuarter selanjutnya Aspac langgsung bangkit dan melibas tim asal Solo tersebut dengan skor 31-36.Untungnya Bajar sebagai motor serangan Bhineka sukses membangkitkan semangat rekan-rekannya dan ganti membalas Aspac. Setidaknya lebih dari tiga tembakan three points dibukukannya untuk bisa mengimbangi perolehan poin Aspac dengan hasil akhir 48-48.Di kuarter penentuan, tim asuhan Tjetjep Firmansyah kehilangan momentum permainan. Banyak tembakan yang meleset sehingga memudahkan Bhineka untuk mengambil alih kendali permainan.Bajar kembali menjadi pahlawan dengan lemparan tiga angkanya yang tiga kali merangsek masuk ke ring Aspac dan merubah kedudukan menjadi 58-53 untuk Bhineka. Namun Adrian Ekayana (Aspac) mampu membalas juga dengan tembakan tiga angka. Namun kendali masih di pegang kubu Bhineka. Hingga pertandingan berakhir, Aspac pun harus mengakui keunggulan Bhineka dengan skor akhir 70-64.Kuncinya: Main CepatKemenangan ini pun disyukuri Edy Santoso sebagai nakhoda kapal perang Bhineka di turnamen ini. Apalagi strategi yang dilakukannya dinilai cukup berisiko."Saya mencoba melakukan rotasi pemain, antara 8 sampai 10 pemain. Hal ini saya lakukan untuk menghabiskan stamina pemain Aspac karena saya tahu cara mengalahkan Aspac adalah dengan bermain cepat," tukasnya kepada wartawan seusai pertandingan.Selain itu ia menambahkan bahwa kunci kemenangan di pertandingan ini adalah para pemain memaksakan diri untuk bermain fastbreak. Karena itulah Edy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada skuadnya yang tampil bagus di pertandingan ini. "Saya acungi dua jempol pada pemain yang tidak terpengaruh kondisi apapun di lapangan," tandasnya.Pelatih Aspac, Tjetjep, juga mengakui bahwa Bhineka sendiri bermain bagus. Namun ia juga memberikan kredit poin pada pemainnya."Defence kita bagus. Kami juga ada usaha untuk meraih kemenangan, tapi Bhineka tampil lebih komplet dalam timnya. Tapi saya tidak menjadikan hal itu sebagai alasan. Bhineka main bagus," ujarnya.Rensy Bajar menjadi pencetak poin terbanyak bagi Bhineka dengan 26 poin disusul Daniel Iskandar dengan 15 angka. Di kubu Aspac Andrie Ekayana menjadi topskor dengan 23 angka.Bajar juga meraih Best Foreign Player di turnamen ini. Sementara Most Valuable Player (MVP) diambil oleh Daniel Iskandar. Sementara itu juara ketiga di turnamen ini diambil oleh Satria Muda Britama setelah mengalahkan Avian Bima Sakti. SM menang mudah dengan skor 75-47. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads