detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 19 Sep 2019 01:27 WIB

Timnas Putri Basket Akan Latih Tanding di Taiwan

Deny Prastyo Utomo - detikSport
Timnas Basket Putri akan tanding di Taiwan bulan Oktober mendatang. (Foto: Grandyos Zafna) Timnas Basket Putri akan tanding di Taiwan bulan Oktober mendatang. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Timnas basket putri untuk SEA Games 2019 terus digenjot persiapannya. Usai mengikuti turnamen di Korea, mereka rencananya tampil di Taiwan pada Oktober nanti.

Manajer timnas basket putri Christoper Tanuwidjaja mengatakan persiapan terus dilakukan. Bahwa menujukan progres yang cukup baik, setelah mengukuti turnamen di Korea.

"Persiapan terus latihan rutin. Kemarin kita ke Korea juga bagus. Kita ikut turnamen dengan tim-tim profesional di sana dan berhasil menang beberapa game di sana. Kita tidak ada target menang di sana," kata Christoper Tanuwidjaja kepada wartawan di GOR CLS Surabaya, Rabu (18/9/2019).


"Saya bersyukur bisa ambil kemenangan beberapa game di sana. Sejauh ini bagus jalannya, kita harapkan berjalan lancar sampai akhir. Kita bulan oktober akan berangkat ke Taiwan."

"Sampai saat ini kami masih keep 16 pemain, mungkin nanti ada pemotongan-pemotangan selanjutnya. Semuanya saya serahkan ke pelatih, terserah beliau maunya gimana," ujar pria yang akrab dipanggil Itop ini.

Itop mengungkapkan dalam seleksi timnas basket putri, tidak ada sistem degradasi. Yang pasti nanti akan ada 12 nama untuk dibawa ke SEA Games 2019 di Filipina.

"Nggak ada promosi degradasi. Tapi kita di awal panggil 20 orang, dari situ sudah ada pemotongan, jadi kita hanya boleh bawa 12 ke SEA Games. Jadi untuk 12 itu, sampai sekarang kita masih keep 16 pemain. Jadi nanti ada empat lagi (yang dicoret)," lanjut Itop.


Untuk memperkuat tim, timnas basket putri diharapkan mendapatkan suntikan tenaga pemain naturalisasi. Itop memastikan prosesnya sudah berjalan.

"Semoga ada pemain naturalisasi, prosesnya sudah mulai. Tapi di Indonesia ini kan naturalisasi bukan hal yang gampang. Jadi kita jalanin aja prosesnya, nanti soal butuh atau tidak di SEA Games masalah nanti, yang penting ada satu aja" ujar Itop.

"Ada aturan baru di SEA Games. Ini yang menarik, setiap tim bisa memakai pemain naturalisasi dua belas pemain. Jadi boleh memakai pemain naturalisasi dua belas-dua belasnya, kalau ada stoknya bisa," imbuhnya.


Terkait target di Sea Games, Itop masih enggan menyebutkan untuk saat ini. Sebab peta kekuatan masih belum terlihat.

"Saya nggak berani sebutkan target saat ini, karena kami masih buta sama lawan-lawan kita," lanjut Itop.



Timnas Putri Basket Akan Latih Tanding di Taiwan


Simak Video "Menpora Boyong Pemenang Piala Presiden eSports ke Pelatnas SEA Games"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com