Spurs Tak Sesumbar Meski Diunggulkan
Senin, 31 Okt 2005 15:46 WIB
Jakarta - San Antonio Spurs diunggulkan mempertahankan gelar juara NBA yang direbutnya musim ini. Mengingat komposisi skuad yang mantap, adakah tim yang mampu menghadang Tim Duncan cs? Spurs meraih tropi NBA keempat dalam delapan tahun usai menekuk Detroit Pistons 4-3 di Final NBA musim 2004-05 lalu. Dalam perjalanannya, skuad yang dibesut oleh Gregg Poppovich tersebut mengalahkan tim kuat semisal Phoenix Suns. Dengan komposisi yang terdiri dari para jawara seperti Duncan (forward/center), Tony Parker (guard), Manu Ginobili (guard) dan Robert Horry (forward) kekuatan Spurs sangat ditakuti lawannya. Musim ini keempat bintang tersebut tetap berada di tempatnya. Bahkan kekuatan Spurs ditengarai akan semakin kuat setelah mereka mendatangkan dua veteran, Michael Finley dan Nick Van Evel. Juga direkrut, pebasket peraih medali emas Olimpiade Athena bersama Argentina, Fabricio Oberto.Menurut hasil survey yang dilakukan NBA terhadap mayoritas manajer klub-klub NBA, sebagian besar manajer yang menjadi responden mengatakan Spurs adalah favorit terkuat untuk kembali meraih gelar juara.Tetapi bukan Spurs sendirian yang memperbaiki diri. Di Wilayah Barat, Suns, misalnya, mendatangkan Brian Grant dari Los Angeles Lakers. Tetapi tantangan paling besar akan datang dari Miami Heat. Setelah mempertahankan Shaquille O'Neal dengan kontrak gila-gilaan, Heat yang sudah diperkuat oleh Dwyane Wade, kedatangan Antoine Walker dan Gary Payton dari Boston Celtics. Tantangan lain juga masih datang dari Pistons. Setelah ditinggal Larry Brown, yang hijrah ke New York Knicks, akan sangat menarik melihat sampai dimana Flip Saunders mampu mengatasi bad boys yang dikomandani oleh Ben Wallace. Yang lain? Pasti Lakers. Ingat, tim ini kembali dibesut oleh pelatih yang mempersembahkan tiga gelar juara dalam lima tahun, yaitu Phil Jackson. Jackson kembali akan bereuni dengan Kobe Bryant dan bersama-samanya mencoba meraih kembali gelar yang terbang dua tahun lalu. Mengingat tantangan tersebut, Poppovich tak sesumbar timnya bakal menang mudah. Apalagi pada pra-musim mereka menelan 7 kekalahan dari 9 pertandingannya, termasuk atas Heat. Dia hanya berharap Duncan cs mampu tampil sebagai tim terbaik di NBA. "Ada lima sampai tujuh tim yang bisa memenangkan kejuaraan. Kami salah satu dari mereka tetapi kami tak memiliki ilusi sedikitpun mengenai kondisi kami," tukas pelatih yang sudah membesut Spurs sejak 1996 tersebut. "Ini adalah tim paling berbakat yang pernah kami punyai. Saya harap tim ini akan berakhir menjadi tim yang paling pintar," tandasnya. Foto: Duncan dan Parker pasti ingin mengulangi masa-masa ini (ftd.de) (mel/)











































