detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 03 Feb 2020 10:18 WIB

Indonesia Diyakini Bakal Sukses Gelar Piala Dunia Basket 2023

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Maruarar Sirait menonton IBL seri Jakarta Maruarar Sirait dan Perbasi menonton IBL Seri Jakarta (Istimewa)
Jakarta -

Indonesia dinilai sukses menggelar Asian Games 2018. Modal ini dianggap penting untuk melanjutkan diri jadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023.

Meski diwarnai persiapan venue yang molor dan transportasi, Asian Games 2018 dianggap sukses dalam perhelatannya. Mereka mampu menghadirkan tontonan yang menarik di dalam maupun luar lapangan.

Hal itulah yang kemudian mendorong Indonesia pede mengajukan diri jadi tuan rumah beberapa event internasional seperti Piala Dunia U-20, Piala Dunia Basket, dan Olimpiade 2032.

Dari tiga target, dua sudah terpenuhi yakni Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia Basket 2023. Untuk event kedua, Indonesia akan jadi tuan rumah bersama Filipina dan Jepang.

Menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket bukanlah hal mudah mengingat banyak yang harus dipersiapkan terutama dari infrastruktur terkait venuer pertandingan. Apalagi Indonesia dituntut untuk lebih oke sebagai tuan rumah ketimbang China 2019.



Meski demikan, berkaca dari ajang Asian Games 2018, yang awalnya Indonesia juga diragukan bakal berhasil, maka bukan pekerjaan sulit untuk mengulanginya sebagai tuan rumah Piala Dunia Basket 2023.

Ditambah Indonesia mampu finis keempat dalam daftar perolehan medali Asian Games dengan 1 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

"Beruntung Indonesia punya pak Presiden Jokowi. Dulu banyak orang yang meragukan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018, bisa apa tidak? Beliau menunjuk pak Erick Thohir yang memang teruji, profesional, berintegritas. Akhirnya bisa berjalan dengan sangat baik dari segi penyelenggaraan dan juga prestasi," tutur Ketua Steering Committe Piala Presiden Basket 2019, Maruarar Sirait, di Mahaka Squere, Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Indonesia Diyakini Bakal Sukses Gelar Piala Dunia Basket 2023Foto: Istimewa



"Menurut saya hampir sama saja, prestasi pembinaan dalam kejuaraan dunia basket tentunya harus juga jadi pencapaian yang harus diusahakan. Tapi juga persiapan manajemen, teknis juga penting vital. Dengan bimbingan semua pihak termasuk pak Menpora (Zainudin Amali) juga luar biasa dukungannya saya yakin kita bisa sukses," lanjut Maruarar yang hadir menonton laga IBL seri Jakarta atas undangan Perbasi.



Dalam ajang Piala Dunia Basket 2023, Indonesia memang masih belum otomatis sebagai salah satu kontestan meski bertindak sebagai tuan rumah. Indonesia harus lebih dulu melalui babak Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021 jika ingin ambil bagian di ajang itu.

Dalam babak kualifikasi tersebut, Indonesia tergabung di grup A bersama Filipina, Thailand, dan Korea Selatan (Korsel). Sebanyak 24 negara yang terbagi dalam 6 grup akan berpartisipasi dalam kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Dua tim teratas masing-masing grup langsung meraih tiket putaran final.

Enam negara di peringkat ketiga klasemen akan menjalani putaran kedua untuk memperebutkan empat slot dari total 16 peserta. Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 digelar dengan format kandang-tandang pada Februari 2020 hingga Februari 2021.

Meski jalan yang ditempuh berliku, Maruarar yakin Indonesia bisa memaksimalkannya dan lolos ke putaran final.

"Saya yakin basket Indonesia akan maju. saya melihat spirit itu sangat kuat di basket. Saya yakin basket akan maju, apalagi ada sosok pak Erick Thohir, walau kita tahu sudah tidak lagi menjadi pengurus basket di Indonesia, beliau tentu menjadi parameter. Sinergi dari semua ini akan jadi kekuatan luar biasa untuk bisa membuat basket Indonesia maju," tandasnya.



Simak Video "Piala Presiden Wajib Bersih dari Pengaturan Skor"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com