detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 11 Jun 2020 13:50 WIB

IBL Diputuskan Bergulir 4 September di Satu Kota

Mercy Raya - detikSport
Pebasket Satria Muda Pertamina Rivaldo Tandra Pangesthio (kanan) berusaha melewati pebasket Pelita Jaya Bakrie Respati Ragil Pamungkas pada pertandingan seri keenam Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020). Satria Muda Pertamina menang atas Pelita Jaya Bakrie dengan skor akhir 88-68. ANTARA FOTO/Moch Asim/hp. IBL 2020 akan lanjut bulan September. (Foto: Antara/Moch Asim)
Jakarta -

Kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) diputuskan bergulir 4 September hingga maksimal 5 Oktober. Ajang itu akan digulirkan di satu kota.

Yogyakarta atau Jakarta yang dipilih untuk menggelar IBL lagi. Demikian hasil rapat virtual manajer klub dengan operator liga yang berlangsung Rabu (10/6/2020). Sebelumnya, gelaran IBL 2020 yang sedianya masuk seri 7 disetop lantaran wabah virus Corona.

Selama penghentian sementara itu, liga terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari jalan keluar agar kompetisi bisa dilanjutkan. Di antaranya, dimulai dengan babak play off, waktu pelaksanaan, hingga mekanisme penyelenggaraan yang berpeluang digelar tanpa penonton.

"Setelah melakukan pembicaraan intens, semangatnya adalah bagaimana kami mempersiapkan melanjutkan musim 2020 dengan format yang telah disiapkan dimulai dengan babak play off hingga final," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah, seperti dikutip detikSport dalam laman iblindonesia.

"Dalam rapat juga disepakati bahwa penyelanggaraan akan lebih baik dilakukan di satu kota dengan mempertimbangkan berbagai kondisi yang berkembang saat ini. Untuk kotanya adalah Jakarta dan Yogyakarta. Namun keputusan akhir pilihannya akan terus melihat situasi yang ada di masing-masing kota," dia menambahkan.

Junas pun membeberkan alasan ditetapkannya hanya di satu kota. Salah satu faktornya adalah untuk mengefisiensi pembiayaan. "Tentunya karena faktor keamanan juga," ujarnya.

Meskipun sudah ditetapkan, sebut Junas, pelaksanaan nantinya tetap harus mendapat restu dari PB Perbasi dan pemerintah. Sambil menunggu itu pihaknya semaksimal mungkin mempersiapkan kewajiban seperti dokumen panduan pelaksanaan dan dokumen latihan yang harus segera diselesaikan.

"Kami akan terus monitor perkembangan hingga akhir Juni ini," kaya dia lagi.



Simak Video "Jelang IBL 2020, Timnas Basket Boyong 3 Pemain Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com