Dendam Pistons Pada Spurs Terbayar
Senin, 26 Des 2005 11:45 WIB
Jakarta - Detroit Pistons akhirnya bisa membalaskan dendam kekalahan di final NBA musim lalu. Menjamu San Antonio Spurs, pasukan Flip Saunders berhasil meraih kemenangan 85-70.Bulan Juni lalu Piston memang dipaksa melepaskan gelar juara NBA-nya setelah dikalahkan Spurs dengan skor tipis 3-4 di babak final NBA. Namun dalam pertandingan yang digelar di markas Pistons, The Palace of Auburn Hills, Senin (26/12/2005) pagi WIB, kekalahan tersebut mampu dibayar tuntas.Bukan hanya kemenangan yang mampu diraih Pistons, mereka bahkan mampu memaksa tamunya hanya mencetak delapan angka di kuarter pertama. Inilah skor terkecil yang bisa diraih Spurs dalam satu kuarter sepanjang sejarah mereka.Dalam kemenangan ketujuh berturut yang diraih Pistons ini, Chauncey Billups menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 20 angka. Sementara Rasheed Wallace mencetak 14 poin dan Richard Hamilton menyumbang 11 angka.Sementara dari kubu Spurs, angka terbanyak disumbang Tony Parker dengan 19 poin, sementara Tim Duncan berada di belakangnya dengan 18 point dan 11 rebound.Di awal kuarter pertama Spurs sebenarnya sempat unggul cepat 6-2 sebelum akhirnya justru mati kutu dengan hanya sekali melesakkan bola dari 14 tembakan yang dilakukan. Kuarter pertama pun berakhir dengan 18-8.Di kuarter kedua Tim Duncan mulai berhasil mengimbangi permainan Pistons dengan mendulang delapan angka. Tapi lewat aksi-aksi Antonio McDyess Pistons tetap tampil dominan dan mengakhirinya dengan 40-30.Setelah unggul 57-53 di kuarter kedua, McDyess kembali membawa timnya mempimpin di kuarter akhir. Forward berusia 31 tahun itu membawa Pistons unggul 11-4 dalam perolehan angka dan memastikan kemenangan tuan rumah dengan 85-70."Saya memiliki motivasi lebih untuk memenangkan pertandingan hari ini. Final bulan Juni lalu adalah final pertama saya dan kekalahan itu akan terus membayangi saya," sahut McDyess mengomentari kemenangan timnya dan kekalahan di final musim lalu.Sementara kehilangan Manu Ginobili yang tengah dibekap cedera kaki kanan diakui pelatih Gregg Popovich sangat memopengaruhi performa timnya."Kami akan sangat senang jika Manu berada di tim saat ini. Saya yakin skor akhir akan banyak mengalami banyak perbedaan jika ia di sini," ungkap Popovich.Foto: Antonio McDyess (putih) berebut bola dengan Tim Duncan. Aksinya dikuarter akhir membawa Pistons membalas dendam pada Spurs(mysanantonio). (din/)











































