Pistons Patahkan Rekor 9 Tahun
Jumat, 13 Jan 2006 14:38 WIB
Jakarta - Untuk pertama kali sejak 1997, Detroit Pistons berhasil mengungguli San Antonio Spurs di kandangnya. Sementara sumbangan angka Kobe Bryant kembali membawa kemenangan Los Angeles Lakers. Musim lalu, Spurs berhasil mencuri tahta juara NBA dari tangan Pistons. Ketika itu game ketujuh digelar di SBC Center, dan Tim Duncan cs menjadi pihak yang tersenyum lewat kemenangan 4-3. Tetapi musim ini tampaknya pihak yang lebih banyak tersenyum adalah Pistons. Buktinya? Dalam dua pertemuan, Rasheed Wallace cs selalu mampu mengungguli Spurs.Setelah mengungguli skuad besutan Gregg Popovich 85-70, di AT&T Center (nama SBC Center kini), Jumat (13/1/2006), Spurs kembali unggul 83-68. Yang membikin istimewa inilah kemenangan pertama Pistons di kandang Spurs sejak 9 tahun silam. Sebagai catatan, Pistons belum pernah mengalahkan Spurs selama tim ini diperkuat Duncan. Tetapi rupanya keberuntungan sedang berpihak pada skuad besutan Flip Saunders. Duncan sendiri pada pertandingan itu mencetak 17 angka dan 13 rebound. Tetapi MVP NBA Final 1999, 2003 dan 2005 ini kalah produktif dibandingkan Wallace yang menyumbang 27 angka dan 10 rebound. Meski kalah, Spurs belum tergeser dari puncak klasemen Wilayah Barat (27-9). Mereka unggul 3,5 game di depan Phoenx Suns, yang hari ini menuai kemenangan atas Golden state Warriors 112-99. Sementara Pistons juga belum tergoyahkan di puncak Wilayah Timur. Keunggulan jawara NBA tahun 2004 ini atas peringkat dua New Jersey Nets bahkan mencapai 8,5 game. Di partai lain, jumper Kobe Bryant mengantar kemenangan Los Angeles Lakers atas Cleveland Cavaliers 99-98. Dalam pertandingan itu Bryant mengemas 27 angka. Dari kubu Cavs, Zydrunas Ilagauskas menjadi pendulang angka terbanyak dengan sumbangan 29 angka. Sementara bintang Cavs Lebron James kali ini mengemas 28 angka. Foto: Rasheed Wallace dan Ben Wallace. Duet solid pertahanan Pistons (sportsbetting) (mel/)











































