Mavericks Tetap Bertumpu pada Nowitzki
Selasa, 28 Feb 2006 14:23 WIB
Jakarta - Kentara benar Dallas Mavericks tetap bertumpu pada seorang Dirk Nowitzki. Berkat bintang internasional Jerman itu Mavs berhasil menambah panjang rekor kemenangan kandangnya.Menjamu Philadelphia 76ers, Selasa (28/1/2006), Nowitzki sempat keluar dari lapangan dan harus menjalani perawatan singkat di ruang ganti setelah engkelnya bermasalah di menit-menit pertama kuarter ketiga.Namun ia masih bisa meneruskan pertandingan dan masuk lagi di awal kuarter keempat. Di kuarter tersebut ia menyumbangkan 11 poin dan keluar sebagai penampil terbaik Mavericks saat mengalahkan Sixers 104-92.Total Nowitzki menorehkan 32 poin plus 13 rebound dan ia untuk ketiga kalinya berturut-turut membuat minimal 30 angka untuk timnya, yang selalu menang dalam enam game terakhirnya.Rekor Mavericks juga bertambah bagus, yakni meraih 19 kemenangan dari 20 laga terakhirnya. Khusus sebagai tuan rumah, tim asuhan Avery Johnson ini belum terkalahkan lagi dalam 15 pertandingan.Hasil ini mengukuhkan Mavericks sebagai pimpinan sementara klasemen Wilayah Barat dengan keunggulan 6.5 game atas peringkat dua Phoenix Suns. Sementara Sixers, yang sebelumnya selalu menang dalam tiga partai terakhir, masih belum aman untuk meraih satu tiket ke babak playoff.Pada pertandingan Rasheed Wallace memotori kemenangan Detroit Pistons atas tuan rumah Cleveland Cavaliers dengan skor 84-72. Dengan demikian selama dua hari berturut-turut Pistons selalu unggul atas lawannya itu, menyusul kemenangan mereka di Palace of Auburn Hills, Detroit, 90-78. Meski demikian Wallace mendapat "teror" dari penonton Cleveland. Saat diperkenalkan lewat pengeras suara sebelum bertanding, ia mendapat cemoohan dari publik tuan rumah, demikian pula setiap ia menyentuh bola. Sebuah poster bertuliskan "Rasheed Must Bleed!" juga tampak diacung-acungkan penonton.Wallace "dimusuhi" fans Cavaliers karena kemarin ia dengan telak menyikut muka center Zydrunas Ilgauskas sehingga pemain Yunani itu cedera dan harus mendapat lima jahitan.Belakangan Wallace mengatakan ia tidak sengaja melakukan sikutan tersebut. Namun otoritas NBA tetap memberinya sanksi denda sebesar US$ 5.000.Pada pertandingan hari ini Wallace mengukir 24 angka buat Pistons, yang belum lagi terkalahkan dalam enam laga terakhirnya. Richard Hamilton menambahkan 22 poin buat Pistons, Chauncey Billups menyumbang 15 poin dan 12 assist, sementara Ben Wallace tidak mencetak poin tapi memungut 12 rebound dan cukup sukses meredam LeBron James. James memang tetap menjadi topskor dengan 26 poin, tapi timnya gagal memetik kemenangan. Di klasemen Wilayah Timur Cavaliers berada di tempat keempat, sedangkan Pistons tidak tergoyahkan di posisi teratas. (a2s/)











































