Artest Terlalu Tangguh Untuk James

Artest Terlalu Tangguh Untuk James

- Sport
Kamis, 02 Mar 2006 13:59 WIB
Artest Terlalu Tangguh Untuk James
Jakarta - LeBron James boleh menjadi MVP NBA All-Star 2006. Tetapi melawan Ron Artest dan Sacramento Kings dia tak mampu berbuat banyak. Untuk kedua kalinya dalam musim ini timnya James, Cleveland Cavaliers, menelan kekalahan 90-97. Pada pertemuan pertama yakni tanggal 24 November 2005, Cavs juga takluk 76-98. Apa yang membuat Kings perkasa melawan Cavs? Artest adalah salah satu faktornya. Semenjak menghuni tim ini, eks pemain Indiana Pacers itu telah membawa kebaikan. Kings telah menuai 8 kemenangan dalam 11 partai terakhirnya. Kings pun memiliki rekor 9-6 bersama Artest. Melawan Cavs di Gund Arena, Kamis (2/3/2006), Artest mempertontonkan aksinya. Padahal di tim tersebut ada MVP All-Star lalu, James. Bahkan James tak berkutik menghadapi Artest. Di bawah penjagaan Artest, James cuma mengemas 19 angka. Ini sangat jauh dibandingkan rata-ratanya yang mencapai 30,8 angka per pertandingan. "Ron membuat James harus bekerja keras dengan tembakan-tembakannya. Itu yang selalu dilakukan Ron terhadap pemain lain," kata pelatih Kings, Rick Adelman seperti dikutip AP. Ditambahkan Adelman mematikan James memang strategi timnya untuk mengalahkan Cavs. "Kami memang selalu menginginkan seseorang untuk menghalanginya (James). Dia pemain yang hebat tetapi kita tak ingin dia mencetak angka." Keberhasilan Artest mengulangi yang dilakukannya pada pertemuan sebelumnya. Ketika menghadapi Kings di bulan November tahun lalu James juga hanya mengemas 19 angka. Pada pertandingan ini Artest sendiri hanya mengemas 11 angka dan 7 rebound. Namun Kurt Thomas bermain cemerlang dengan sumbangan 22 angka dan 10 rebound. Sementara dari kubu Cavs, yang menelan kekalahan kelima dalam lima pertandingan terakhir, tiga pemain yakni James, Zydrunas Ilgauskas dan Ronald Murray menjadi pendulang angka terbanyak dengan masing-masing mengemas 19 angka. Sementara di TD Banknorth Garden, Miami Heat memperpanjang kemenangan beruntunnya menjadi tujuh setelah menekuk Boston Celtics 103-96. Dalam pertandingan itu guard Heat, Antoine Walker bermain cemerlang melawan eks timnya. Meski hanya mengemas 13 angka tetapi seluruhnya dilesakkan di kuarter keempat. Juga bermain cemerlang guard andalan Heat, Dwyane Wade. Dia menjadi penyumbang angka terbanyak buat timnya (22 angka).Kemenangan pun semakin memperkokoh Heat di puncak Divisi Southeast. Shaquille O'Neal cs kini mengoleksi rekor pertandingan 37-20, atau unggul 7,5 game dari peringkat dua Washington Wizards. Sementara Celtics masih berkutat di posisi tiga divisi Atlantic (23-34).Foto: Artest sedang mengarahkan rekan-rekannya (hln) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads