IBL 2006
Aspac Bayar Utang
Kamis, 06 Apr 2006 23:32 WIB
Jakarta - Terbalas sudah hutang Aspac Putra Riau atas Bhinneka Solo. Melawan I Made Sudiadnyana cs di hall basket Senayan, Kamis (6/4/2006), Aspac menang cukup telak.Kemenangan 85-59 yang dibukukan skuad Tjetjep Firmansyah membayar hutang kekalahan di Turnamen IBL 2006 bulan lalu. Ketika itu Bhinneka yang diperkuat bintang impor, Paul Reguera, menang 85-78.Tanpa kehadiran pemain asing, Aspac pun kembali menujukkan keperkasaannya. Menurunkan Andy Batam, Riko Hantono, Mario Wuysang, Antonius Djoko dan Saut Lombok Johnson, Aspac mampu menundukkan Bhinneka yang masih menurunkan pemain tua sebagai starternya.Kuarter pertama Aspac sudah mampu unggul 24-16. Masuk kuarter kedua Aspac tetap bermain konsisten, sebaliknya fisik pemain senior Bhinneka makin kedodoran. Untuk mengatasi hal tersebut coach Edy Santoso mencoba menurunkan pemain muda, Frida Ari Susanto. Dan power forward itu ternyata bermain lumayan dengan sumbangan empat poin. Namun Bhinneka tetap ketinggalan 30-41.Usai half time, fisik pemain Bhinneka menurun drastis. Ini berakibat menurunnya konsentrasi mereka dan berujung dengan banyaknya turn over (TO) yang terjadi. Sampai kuarter ini saja Lolik cs sudah melakukan 21 TO, bandingkan dengan Aspac yang cuma melakukan 12 TO. Di kuarter ini Aspac lagi-lagi unggul 61-49.Kuarter empat Bhinneka masih belum bisa keluar dari tekanan Aspac, dan lagi-lagi mereka menambah jumlah TO. Total 28 TO dilakukan tim asal Solo ini sepanjang pertandingan. Aspac akhirnya menang 85-59.Dalam pertandingan itu Mario tampil sebagai pendulang angka terbanyak untuk Aspac dengan sumbangan 23 angka. Riko menyusul dengan 18 poin, sementara Batam menambah 15 lagi. Dari kubu Bhinneka lagi-lagi Lolik menjadi penyumbanh angka terbanyak dengan 14 angka.Namum kredit khusus diberikan pada rookie Bhinneka, Frida, yang mampu mengemas 11 angka. Usai pertandingan Edy Santoso pun tak ragu memuji performa lawannya malam ini."Aspac mendekati sempurna, defense ketat yang mereka peragakan membuat pemain kami frustasi. Rotasi skuad kami sebenarnya sudah lumayan tapi tetap masih di bawah Aspac. TO-nya juga terlau banyak," sahut Edy usai pertandingan.Sementara pelatih Aspac, Kim Dong-won mengaku kalau timnya mampu bermain fokus sehingga bisa mendominasi permainan sepanjang empat kuarter. "Kami sangat fokus dalam defense dan offense, jadi segalanya menjadi mudah. Melawan Kalila (Jumat besok) kami harus seperti ini kalau mau menang," tukasnya.Pada seri pertama Aspac akan melakukan tiga pertandingan. Setelah melawan Bhinneka mereka akan menghadapi Kalila dan Satria Muda Britama hari Sabtu (8/4/2006). Satria Muda sendiri pada pertandingan pertamanya berhasil menuai kemenangan. Melawan Angsapura Sania, runner up tahun lalu itu menang telak 80-40.Pada pertandingan tersebut guard Satria Muda Denny Sumargo tampil sebagai top skor timnya dengan sumbangan 22 angka. Dari Angsapura yang menderita kekalahan keduanya, Marcello tampil sebagai top skor dengan sumbangan sembilan angka.Hasil Pertandingan Kamis (6/4/2006)Aspac Putra Riau vs Bhinneka Solo 85-59IMPT vs CLS Good Day 79-57Avian Bima Sakti vs Panasia Garuda 44-87 Jadwal Pertandingan Jumat (7/4/2006)16.00 Citra Stria vs CLS Good Day18.00 Kalila vs Aspac Putra Riau (din/)











































