ADVERTISEMENT

Perbasi DKI Dituntut Militan dan Punya Visi Matang

Randy Prasatya - Sport
Jumat, 28 Jan 2022 22:55 WIB
Perbasi DKI Jakarta menyongsong semangat anyar di 2022. Induk organisasi basket tertinggi di Ibu Kota tersebut memiliki ketua umum baru, Lexyndo Hakim.
Lexyndo Hakim (kanan) pimpin Perbasi DKI Jakarta. (Foto: Istimewa).
Jakarta -

Pengurus Provinsi (Pemprov) Perbasi DKI Jakarta periode 2022-2026 akan segera menjalani pelantikan. Banyak harapan dan masukan yang ditujukan kepada organisasi yang kini dipimpin Lexyndo Hakim sebagai Ketua Umum Terpilih.

Salah satunya berasal dari pegiat basket di Tanah Air, Ary Sudarsono. Pria yang menjadi tokoh turut membesarkan basket di Indonesia berharap Perbasi DKI bisa dibawa Lexy ke arah yang lebih baik.

Apalagi, Lexy yang menjadi ketua termuda dalam sejarah diharapkan membawa warna baru dalam organisasi. Tentunya dengan semangat anak muda yang penuh gairah untuk memajukan perbasketan di Jakarta.

"Selain harus punya ambisi, dia juga secara pribadi harus solid. Pada saat dia melangkah ke sana, dia harus sudah siap. Harus siap peluru, harus siap senjata, semua harus siap," buka pria yang dikenal dengan jargon 'Salam Olahraga' tersebut.

"Mudah-mudahan Ketua Perbasi DKI sekarang seperti itu. Apalagi sosok anak muda harusnya militan, patriotik, harusnya begitu. Jangan berhitung dulu, kita bicara visi dulu ke depan," sambung pria yang tenar dengan jargon 'Salam Olahraga' tersebut.

Bukan tanpa alasan Ary menilai Ketua Perbasi DKI harus memiliki jiwa ambisius dan visi yang matang. Pasalnya cakupan wilayah di DKI Jakarta cukup luas, sehingga setiap wilayah harus bisa disamakan persepsinya.

"Yang sudah-sudah sih, tidak mudah memegang DKI. Bukan apa-apa, karena DKI itu ada lima wilayah, benang merahnya harus sama. Bagaimana menyamakan visi agar kompetisi jalan, meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan kualitas tim," tutur pria 71 tahun tersebut.

"Terus bagaimana melakukan pembentukan tim PON (Pekan Olahraga Nasional), pembentukan tim Kejurnas dan segala macam. Belum lagi bagaimana supaya tidak ada masalah pendanaan," lanjut Ary.

Untuk itu, Lexy sebagai Ketua menurutnya harus bisa mengumpulkan teman-teman di dalam kepengurusan Perbasi DKI dengan tepat. Sehingga pekerjaan dan program organisasi bisa berjalan dengan baik.

"Saran untuk Perbasi DKI pengurusnya jangan terlalu gemuk. Dalam arti jangan kebanyakan orang, itu yang bikin tidak jalan. Kedua, dengan pengurus yang sedikit, cari orang-orang yang memang jelas latar belakangnya minimal di bidang olahraga" tuturnya.

"Dan kalau bisa, biar cuma berapa perak ada honor lah untuk orang-orang ini. Jadi banyak pekerjaan yang harus dilakukan Perbasi Jaya, dengan harapan Perbasi Jaya juga harus konsekuen," pungkas Ary.



Simak Video "Basket Pantai, Pertandingan Menarik Sekaligus Tontonan Seru, Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT