Semifinal Wilayah NBA 2006
Spurs Perpanjang Nafas
Kamis, 18 Mei 2006 15:32 WIB
San Antonio - San Antonio Spurs memperpanjang nafas dalam usaha mencapai final wilayah barat. Di game kelima, Tim Duncan cs meraih kemenangan atas Dallas Mavericks dan memperkecil ketinggalan mereka menjadi 2-3.Mavericks benar-benar menjadi lawan yang sulit dikalahkan spurs dalam usaha mereka meraih tiket ke babak final wilayah barat. Harus meraih kemenangan setelah tertinggal 3-1 di empat game pertama, Spurs dipaksa mengeluarkan kemampuan terbaiknya sebelum akhirnya unggul dengan skor tipis 98-97.Di AT&T Center, Kamis (18/5/2006) Spurs memperpanjang nafas mereka dan memaksa tamunya memainkan game keenam. Unggul 29-24 di kuarter pertama, Mavericks bisa memperkecil selisih angka di dua kuarter berikutnya. Hingga awal kuarter akhir, pasukan Gregg Popovich cuma unggul tiga angka 81-78.Tim Duncan dan Tony Parker lagi-lagi menjadi motor kemenangan timnya. Duet Spurs itu total melesakkan 63 poin, dengan Duncan menyumbang 36 poin dan 27 dari Parker. Hari ini Duncan juga mencetak 12 rebound dan 4 asisst yang membuatnya menjadi pemain dengan penampilan terbaik dari kubu tuan rumah.Sementara dari Mavericks, Dirk Nowitzki menjadi pemain yang pling banyak membukukan poin dengan total 31 angka yang dibuatnya. Di belakangnya dengan torehan 16 poin adatang dari Josh Howard, sementara Devin Harris dan Jason Terry masing-masing menambah 15 poin.Mavericks masih berpeluang besar melangkah ke final wilayah mengingat game keenam akan digelar di kandang mereka, American Airlines Center, Sabtu (20/5/2006)."Kami memiliki mental yang seharusnya memang kami miliki selama pertandingan ini -- satu steal, satu tembakan dan dan selisih satu bola akan benar-benar membuat perbedaan dalam sebuah pertandingan, sahut forward Spurs, Manu Ginobili."Saya belum pernah melihat pertandingan seketat ini sebelumnya. Ini menunjukkan bagaimana sengitnya pertarungan antara dua klub ini. Sungguh gila kalau mengetahui bagaimana satu bola bisa merubah keseluruhan pertandingan," tambah pebasket kelahiran Argentina itu.Foto: Tim Duncan (newsday). (din/)











































