Sport Center Rumai Dikeluhkan
Sabtu, 20 Mei 2006 23:03 WIB
Pekanbaru - Dalam event besar pertamanya, yakni kompetisi A Mild Indonesia Baskeball League (IBL) 2006 seri IV, Hall A Sports Center Rumbai masih memiliki beberapa ketidaknyamanan.Berdasarkan pengamatan Detiksport saat meliput hari pertama kompetisi tersebut, Sabtu (20/5/2006), beberapa fasilitas arena yang pernah diklaim pemerintah provisi setempat sebagai stadion basket terbaik di Indonesia itu belumlah maksimal.Salah satunya adalah toilet. Meskipun kran-kran tersedia cukup banyak, namun airnya tidak mengalir. Pengelola hanya menampung air di dalam ember yang ditaruh di tiap-tiap kamar kecil. Aroma tak sedap (bau pesing) pun terasa cukup menyengat hidung.Yang paling dirasakan pengujung adalah fasilitas pendingin ruangan. Beberapa pemain sampai wartawan peliput mengeluhkan panasnya arena karena AC yang tersedia tidaklah memadai."Panas, Mas. Kita jadi lebih capek," ujar pemain Garuda Panasia Bandung, Andre Tiara, yang diamini oleh manajer tim lawan, Citra Satria Jakarta, Rumben Tumbelaka."Sebenarnya gedung ini mewah tapi kok saya tidak melihat ada ventilias udara yang memadai. Ini berbeda dengan stadion-stadion lain di Jawa. Dan ini menguras tenaga anak-anak," tukas Rumben. Sports Center Rumbai, yang terletak di kecamatan yang merupakan pintu masuk Pekanbaru dari arus lintas timur Sumatra, dibangun dengan menelan biayar Rp 41 miliar dan diresmikan pada tahun 2002. Arena ini bisa menampung penonton sampai 8 ribu orang.Namun pada pertandingan IBL hari ini jumlah penonton yang datang hanya sekitar 600-an. Tak heran gedung terlihat lengang. Sementara itu seri IV IBL 2006 dibuka oleh Menpora Adhyaksa Dault, yang menandainya dengan melakukan tiga lemparan bebas tapi tak satupun masuk keranjang.Pada pertandingan pertama Panasia Bandung berhasil mengalahkan Citra Satria Jakarta 72-43. Indra Budianto tampil sebagai topskor dengan mengukit 15 poin dan empat rebound, sedangkan rekannya di tim Panasia, Andre Tiara, menambahkan 12 poin dan 11 rebound.Dari kubu Citra Satria, Charles Bronson mencatat double-double (11 poin dan 16 rebound, sementara Ari Sapto menyumbangkan 10 angka dan 5 rebound> (a2s/)











































