Sister City 2006
Tanpa Kehadiran Juara Bertahan
Rabu, 31 Mei 2006 16:07 WIB
Jakarta - Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan turnamen basket Sister City. Sayang kali ini turnamen tersebut tidak dihadiri oleh juara bertahan dari kota Seoul. Tim Universitas Yonsei, yang tahun lalu mewakili kota Seoul, urung tampil dalam turnamen yang akan diselenggarakan tanggal 4-10 Juni di Britama Arena itu karena jadwalnya bentrok dengan turnamen antar kampus yang juga mereka ikuti di Korsel. "Liga yang mereka (Yonsei) ikuti saat ini memasuki tahap akhir jadi mereka memilih tidak datang ke sini untuk berkonsentrasi," jelas penanggung jawab turnamen, Taufik Yudi Mulyanto dalam jumpa pers di restoran Bebek Bali di bilangan Senayan, Rabu (31/5/2006)."Mereka juga tidak mau mengirim tim cadangan, karena takut merusak reputas timnya. Buat mereka lebih baik tidak mengirim sama sekali daripada malu," tambah pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta itu. Selain Yonsei, runner-up tahun lalu asal Manila yakni tim Universitas Adamson juga tidak bisa tampil karena problem antara asosiasi basket Filipina dengan FIBA. Meski demikian, Taufik meyakini kalau turnamen Sister City kali ini tak kalah menarik dibandingkan tahun lalu. Apalagi pada turnamen kali ini mereka mengundang enam tim (lebih banyak dua tim dibandingkan tahun lalu) dan tim papan atas IBL seperti Aspac Putra Riau dan Satria Muda Britama. "Selepas (Sister City) tahun lalu, kami melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim luar yang bertanding. Kita, misalnya, menghubungi Gubernur Beijing untuk meminta mereka mengirimkan tim terbaiknya," ujar Taufik. "Terbukti kalau kemarin mereka (Beijing) ngirim tim SMA sekarang dikirim juara liga mahasiswanya. Tim dari Uzbekistan yang akan dikirim adalah ruhnya timnas mereka, demikian juga dengan Kuala Lumpur yang mengirim tim Petronas," tambahnya. Sementara ditambahkan manajer Aspac Putra Riau, Irawan Haryono, Bangkok mengirim tim yang dipersiapkan untuk SEA Games mendatang. "Bangkok mengirimkan tim SEA Games, jadi pasti bagus-bagus juga pemainnya," tukasnya. Seperti tahun lalu kompetisi yang hanya memperebutkan piala bergilir Bang Yos itu dimainkan dengan sistem separuh kompetisi. Kedelapan tim yang bertanding akan dibagi menjadi dua grup, dengan juara dan runner-up grup lolos ke babak berikutnya. Pembagian grup peserta Sister City 2006: Grup XAspac Putra Riau (Jakarta)Kobatama Jakarta Selection (Jakarta) Bangkok Basketball Team (Bangkok/Thailand)Tashkent Basketball Team (Tashkent/Uzbekistan) Grup YSatria Muda Britama (Jakarta) Pelatda PON DKI (Jakarta) Beijing Basketball Team (Beijing/Cina)Petronas Basketball Team (Kuala Lumpur/Malaysia) (mel/)











































