Final Wilayah Timur NBA
Heat Akhirnya ke Partai Puncak
Sabtu, 03 Jun 2006 09:15 WIB
Miami - Yang dinanti-nantikan fans Miami Heat akhirnya datang juga. Untuk pertama kalinya tim yang kini dilatih Pat Riley itu berhasil menembus babak final utama NBA setelah mengalahkan Detroit Pistons 4-2.Pada game keenam final Wilayah Timur di kandang sendiri, Sabtu (3/6/2006) pagi WIB, Heat menundukkan juara babak reguler wilayah tersebut dengan skor 95-78.Meskipun dipastikan maju ke final, tapi Heat masih punya satu lawan untuk sekalian menorehkan rekor juara. Di final mereka akan berhadapan dengan Phoenix Suns atau Dallas Mavericks.Shaq O'Neal, yang baru dua musim membela Heat, hari ini bermain gemilang dengan menyumbangkan 28 poin dan 16 rebound. Rekannya Dwyane Wade -- sempat menghabiskan setengah hari di rumah sakit karena dehidrasi dan terkena flu ringan -- menambahkan 14 angka tim tuan rumah.Salah satu pemain andalan Riley yang lain, Jason Williams, juga bermain tak kalah bagus. Ia mengoleksi 21 poin dari 12 kali percobaan shooting.Sementara itu Pistons, juara Wilayah Timur dua musim berturut-turut, harus menyudahi kiprahnya yang luar biasa di musim ini, saat membukukan rekor terbaik babak reguler dengan 64-18."Miami bermain hebat. Mereka pantas mendapatkan ini," aku Richard Hamilton, topskor Pistons dengan 33 poin. "Miami tak terbantahkan lagi tampil lebih baik," timpan Tayshaun Prince.Sebagai juara wilayah, Heat berhak atas tropi perak yang diserahkan wakil presiden NBA Stu Jackson. Riley dan pemilik klub Micky Arison mengangkat piala itu dengan sukacita, yang tentu saja disambut gegap gempita oleh para pemain dan penonton di stadion."Pekerjaan ini belum selesai," tukas Shaq O'Neal, yang pernah tampil di final satu kali bersama Orlando Magic dan empat kali dengan LA Lakers, di sela-sela kegembiraan timnya dikutip Ticker."Saya baru akan merayakannya kalau semua ini benar-benar selesai. Empat kemenangan lagi, baru kami semua akan oke. Kami akan jadi juara," sambungnya.Selain O'Neal, Riley juga akan kembali melakoni pertandingan final dengan tim yang berbeda. Ia sebelumnya cukup sering mengantarkan Lakers dan New York Knicks di era 80 dan pertengahan 90-an. (a2s/)











































