Sejarah Johnson, Ambisi Mourning

Final NBA 2006

Sejarah Johnson, Ambisi Mourning

- Sport
Kamis, 08 Jun 2006 14:56 WIB
Sejarah Johnson, Ambisi Mourning
Jakarta - Sebagai pemain, Avery Johnson pernah merasakan nikmatnya menjadi juara NBA bersama San Antonio Spurs tahun 1999. Kini sebagai arsitek Dallas Mavericks dia mengejar prestasi fenomenal. Jika mampu mengantar Mavs sebagai juara, Johnson akan menjadi pelatih pertama di NBA yang mampu mengantar timnya menjuarai NBA di musim pertamanya melatih.Menggantikan mentornya Don Nelson secara penuh pada awal musim ini, pelatih kelahiran 1965 ini berhasil menjadikan Mavs menjadi tim yang patut diperhitungkan.Dirk Nowitzki cs lolos ke play-off dengan status peringkat empat (60-22) di Wilayah Barat. Namun pada perjalanannya di post-season mereka berhasil menyingkirkan lawan-lawan yang lebih kuat. Mavs berturut-turut menekuk Memphis Grizzlies (4-0), juara bertahan San Antonio Spurs (4-3) dan Phoenix Suns (4-2). Keberhasilan Mavs tidak terlepas dari tangan dingin Johnson. Beberapa award yang diterimanya musim ini merupakan bukti kepiawaiannya. Yang paling bergengsi tentu pelatih terbaik NBA 2006. Setelah mengantar timnya menjadi jawara Wilayah Barat, skuad Johnson sudah ditunggu jawara Wilayah Timur, Miami Heat (52-30) di final yang berlangsung mulai Jumat (9/6/2006) WIB. Ambisi MourningJika di Mavs ada Johnson, yang ngebet menyabet cincin juara pertama sebagai pelatih, di Heat ada center Alonzo Mourning yang punya ambisi yang sama. Bedanya Mourning mengejar cincin NBA sebagai pemain. Setelah 13 tahun berkarir di NBA, Zo --demikian Mouring disapa-- akhirnya menapakkan kakinya di partai puncak. Dan Zo tahu sekarang adalah saat yang paling tepat untuknya meraih cincin juara. "Setelah tahu ini kesempatan sekali seumur hidup Anda akan menahan segala gangguan yang mungkin mengganggu konsentrasi. Sekarang fokus saya adalah bagaimana tampil baik secara mental dan fisik," ujar pemilik rata-rata angka 7,8 dan rebound 5,5 ini. Dalam perjalanannya ke final, Heat juga mampu mengalahkan sederet tim mapan. Berturut-turut skuad besutan Pat Riley mengalahkan Chicago Bulls (4-2), New Jersey Nets (4-1) dan runner-up tahun lalu Detroit Pistons (4-2). Di reguler season, Mavs mengungguli Heat 2-0. Tetapi hasil polling nba.com hingga hari Kamis ini mengunggulkan Heat dengan perkiraan kemenangan dalam enam game (4-2). Jadwal pertandingan final NBA 2006 (Waktu Indonesia Barat): Game 1: Jumat, 9 Juni (Dallas tuan rumah) Game 2: Senin, 12 Juni (Dallas) Game 3: Rabu, 14 Juni (Miami) Game 4: Jumat, 16 Juni (Miami) Game 5:* Senin, 19 Juni (Miami) Game 6:* Rabu, 20 Juni (Dallas) Game 7:* Jumat, 23 Juni (Dallas) * jika diperlukan (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads