ADVERTISEMENT

Kemenangan Atas Arab, Jadi Modal Timnas RI Lawan Yordania

Mercy Raya - Sport
Rabu, 13 Jul 2022 17:30 WIB
Nirmala Dewi
Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi, menyebut kemenangan atas Arab Saudi menjadi modal bagus untuk Indonesia.(Foto: dok.detikcom/Mercy Raya)
Jakarta -

Indonesia sukses mengantongi kemenangan perdananya lawan Arab Saudi di FIBA Asia Cup 2022. Sukses itu menjadi modal mereka menatap laga berikutnya menghadapi Yordania.

Indonesia secara mengejutkan menang lawan Arab di partai pertama babak penyisihan Grup A kejuaraan bola basket terbesar di Asia. Di ajang yang bergulir Selasa (12/7) di Istora, GBK, Marques Bolden dkk memetik kemenangan telak 80-54 atas Arab Saudi.

Padahal, pada laga-laga sebelumnya Timnas RI kerap kalah dari Arab. Pertama saat 24 Februari lalu, mereka kalah 66-95, kemudian di laga kedua kalah 67-69.

Kini, dengan hasil sempurna pada pertandingan tadi malam, Timnas Indonesia bisa lebih percaya diri. Termasuk saat akan menghadapi Yordania, pada Kamis (14/7) pukul 17.30 WIB.

Kendati faktanya, Indonesia juga membawa hasil buruk pada dua laga melawan Yordania di Kualifikasi FIBA World Cup 2023 yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Saat itu, Indonesia kalah 64-94 pada window kedua yang berlangsung 27 Februari, kemudian kekalahan lainnya tersaji di window ketiga yang berlangsung 4 Juli 2022. Andakara Prastawa dkk kalah dari Yordania dengan skor 52-77.

Namun, peluang tetap terbuka. Apalagi skuad Indonesia sudah lebih solid dan kuat dengan kehadiran Marques Bolden. Center andalan Indonesia kelahiran Amerika Serikat yang sukses menyumbangkan 32 poin dan 16 rebound, serta 6 block saat berjumpa Arab Saudi.

"Yang pasti kalau kita setelah menang lawan Arab Saudi kemarin itu merupakan satu tambahan semangat lagi ya. Artinya, mereka bisa jadi Luar biasa dan membuat tim ini semakin percaya diri," kata Sekretaris Jenderal Pengurus PUsat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi), Nirmala Dewi, ketika ditemui di kawasan GBK, Rabu (13/7/2022).

"Dan untuk menghadapi Yordania harusnya ya dan kita lihat hitung-hitungan di atas kertas bisa menang lawan Yordania. Dengan begitu pada tahap berikutnya relatif bisa terukur supaya bisa menang di tiga kompetisi FIBA Asia Cup," ujarnya.

Lebih jauh, Nirmala juga menegaskan bila mental para pemain saat ini lebih enjoy. Kendati tak bisa dipungkiri target tinggi tembus 8 besar harus mereka dapatkan demi bermain di FIBA World Cup 2023 yang bergulis di Indonesia, Jepang, dan Filipina.

"Anak-anak melewati FIBA Asia Cup ini terlihat enjoy sekali. Mereka tak kelihatan terbebani. Semua juga kita sudah satu frame dengan Ketum, atas arahan beliau juga, bahwa kita harus goal masuk 8 besar Asia, tapi jangan sampai kompetisi ini jadi beban sehingga membuat malah seperti hal yang tidak kami harapkan," tutur Nirmala.

"Tapi Alhamdullilah kemarin anak-anak main dan mereka mengerti itu. Tampaknya enggak ada beban lagi dan enjoy mainnya."

Nirmala yang sempat menjadi Staf Khusus Erick Thohir saat menjadi Presiden INASGOC di Asian Games 2018 ini lantas berharap dukungan suporter Indonesia di Istora terus menggema seperti saat laga semalam, Indonesia Vs Arab.

"Luar biasa ya (dukungan suporter basket), sampai sekarang pertandingan Indonesia sudah full, habis. Mungkin masih ada tapi di tempat atau titik-titik yang tidak terlalu .... Sementara yang VIP atau spot-spot terbaik habis. Masih banyak yang pesan sudah tidak bisa karena lewat online sudah full game Indonesia. Artinya, ini satu support dan dukungan masyarakat juga pecinta bola basket yang juga memperkuat tim kita bertanding," ujarnya.



Simak Video "Arab Saudi Resmi Cabut Larangan Warganya Bepergian ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT