IBL 2006
Panasia, Bhinneka Raih Kemenangan
Jumat, 28 Jul 2006 21:35 WIB
Jakarta - Garuda Panasia meraih kemenangan keduanya setelah menekuk Kalila di Hall A Gelora Bung Karno, Jumat (28/7/2006). Bhinneka Solo juga menuai kemenangan keduanya. Melawan Kalila merupakan partai kedua Panasia di seri ketiga putaran kedua IBL 2006 yang berlangsung di Hall A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 26-30 Juli. Pada partai pertamanya, skuad besutan David Zamar menundukkan Angsapura Sania 67-58. Pada partai kedua tim yang ditundukkan Andre Tiara cs adalah Kalila dengan skor tipis 76-71.Pada pertandingan tersebut Panasia harus berjuang ekstra keras sejak kuarter pertama. Setelah disamai Kalila 15-15, Panasia hanya unggul tiga angka (37-34) saat pertandingan memasuki jeda. Kuarter ketiga, Panasia baru bisa melepaskan diri dari tekanan Kalila. Hal itu tak terlepas kurang baiknya persentase tembakan Kalila. Padahal, defense Panasia tak begitu ketat. Sampai kuarter ketiga berakhir 45-58 buat Panasia, Kalila hanya mencatat field goal 8/31, jauh lebih buruk dari Panasia yang mencatat 19/33. Kalila makin sial setelah mereka kehilangan Rustawijaya yang mengalami cedera betis di awal-awal kuarter ketiga. Pada kuarter keempat Kalila sempat memperkecil defisit menjadi 67-70 berkat enam poin persembahan Kelly Purwanto dari tembakan bebas, namun Panasia mampu lewat poin dari Yanto Sudiarto, Cokorda Raka dan Johannis Winar. "Waktu 3,1 detik menjelang akhir kami punya kesempatan (buat mengungguli Panasia) sayang, free throw Erick (Christopher) missed. Tapi kekalahan kami ada di field goal yang cuma 15 persen (16/44). Shooter kami tadi nggak jalan, padahal kalau saja sampai 40% saya yakin kami tadi menang," jelas asisten pelatih Kalila, Edi Suganda pada jumpa pers seusai pertandingan. Pada pertandingan tersebut Yanto menjadi pendulang angka terbanyak dari kubu Panasia (20), disusul Andre Tiara (17) dan Agustinus Dapas Sigar (12). Sedangkan dari kubu Kalila, Kelly tampil dominan dengan sumbangan 24 angka dan 8 rebound. Rusta, yang cedera di kuarter ketiga, masih masuk daftar skor dengan sumbangan 8 angka, bersama Ronni Ronaldy.Menang, Panasia makin mengukuhkan posisinya di peringkat tiga klasemen sementara. Dalam 14 pertandingan, mereka sudah mengumpulkan 10 kemenangan. Peluang lolos ke Final Four pun makin terbuka buat Panasia. Namun mereka masih harus terus bermain konsisten karena masih harus bersaing dengan Indonesia Muda Panasonic Telkomsel (IMPT) dan Bhinneka Solo. "Anak-anak belum menunjukkan penampilan yang sebenarnya. Itu juga mungkin dikarenakan kita memakai pelatih Filipina yang perfect. Mudah-mudahan kedepannya anak-anak mainnya makin stabil," harap manajer Panasia, Simon Pasaribu. I Made "Lolik" Sudiadnyana cs pada partai keduanya mengungguli Angsapura Sania 79-69. Pada pertandingan itu Lolik tampil sebagai pendulang angka terbanyak (25 angka), sementara Fachri Iskandar menjadi pengumpul angka terbanyak di kubu Angsapura (14 angka). Bhinneka kini mengoleksi 9 kemenangan dari 13 pertandingan, tapi masih menyisakan pertandingan lebih banyak dibandingkan IMPT (8-7) di tempat keempat.Di game ke-3, Satria Muda Britama vs Avian Bima Sakti berakhir dengan skor 69-52. Di kubu Satria Muda top skor diraih oleh Denny Sumargo dengan 18 poin. Sedangkan di tim Avian pencetak poin terbanyak adalah Iwan Muryawan 19 poin. (mel/)











































