New York Knicks Raja OT
Kamis, 28 Des 2006 14:58 WIB
New York - Musim ini, New York Knicks pantas digelari raja perpanjangan waktu. Pasalnya Stephon Marbury cs belum terkalahkan dari empat pertandingan yang tidak berakhir dalam waktu normal alias overtime. Detroit Pistons menjadi korban terkini Knicks. Namun perjuangan Marbury cs di Madison Square Garden, Kamis (28/12/2006), tidak mudah. Tembakan tiga angka pemain Pistons Carlos Delfino di akhir waktu normal membuat pertandingan yang ketika itu menunjukan skor 116-116 terpaksa memainkan babak perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu pertama giliran Knicks memaksakan babak tambahan setelah free throw Marbury membuat skor menjadi 122-122. Pistons sempat unggul di babak perpanjangan waktu kedua. Namun lagi-lagi Knicks selamat setelah Channing Frye melepaskan jumper yang melesak di jaring Pistons dan mengubah kedudukan menjadi 137-137. Di perpanjangan waktu ketiga, Knicks, yang selalu unggul, tidak menyia-nyiakan kesempatan. Melesakkan 14 poin (berbanding 8 yang dibuat Pistons) Knicks pun mengakhiri pertandingan yang melelahkan ini dengan skor 151-145. "Kami sebetulnya tidak mau membuat pelatih mengalami serangan jantung. Tapi kami telah menunjukkan kalau kami juga mampu menang dalam situasi seperti ini," komentar Jamal Crawford. Kemenangan atas Pistons membuat Knicks tidak terkalahkan dari empat partai yang dilaluinya lewat perpanjangan waktu. Yang luar biasa lagi, bulan lalu Knicks juga pernah menorehkan kemenangan lewat tiga kali perpanjangan waktu saat mengalahkan Memphis Grizzlies dengan skor tipis 118-117.Jika kemenangan melawan Phoenix Suns 140-133 bulan Januari lalu juga dihitung, berarti tahun ini Knicks sudah tiga kali meraih kemenangan dengan cara yang serupa. Pada pertandingan itu guard Pistons, Richard Hamilton tampil spektakuler dengan sumbangan 51 poin --tertinggi dalam karirnya. Sementara dari kubu Knicks Marbury menjadi pendulang angka terbanyak dengan sumbangan 41 poin. Namun ia hanya bermain sampai perpanjangan waktu babak kedua karena menerima enam personal foul. (mel/din)











































