Tiga Mengejar MVP
Selasa, 17 Apr 2007 16:10 WIB
Jakarta - Dirk Nowitzki dan Kobe Bryant sama-sama tampil dominan di Dallas Mavericks dan Los Angeles Lakers. Namun MVP musim lalu Steve Nash juga masih cemerlang bersama Phoenix Suns. Salah satunya akan menjadi Most Valuable Player (MVP) NBA musim ini. Nowitzki boleh jadi menjadi kandidat kuat MVP musim ini. Statistik pebasket asal Jerman itu secara individu memang tak semenonjol Bryant. Rata-rata poin per pertandingannya "cuma" 24,6 atau terbaik ke-12 di NBA. Pun rebound dan assist-nya tidak istimewa. Namun demikian peran Nowitzki sangat penting. Jika tak ada forward berusia 28 tahun itu belum tentu Mavs menjadi juara wilayah sekaligus mencatat rekor pertandingan terbaik (66-14). Saingan terberat Nowitzki hadir dalam diri Bryant. Peran shooting guard berusia 28 tahun itu sangat krusial buat Lakers. Bryant merajai statistik poin dengan rata-rata poin per pertandingan 31,5. Untuk musim ini Bryant juga punya prestasi fenomenal yakni sudah 10 kali menorehkan paling sedikit 50 poin dalam satu pertandingan. Raihan prestasinya itu hanya kalah dari Wilt Chamberlain, mantan legenda Philadelphia 76ers.Nowitzki dan Bryant memang dominan di timnya masing-masing. Tapi untuk urusan konsistensi Steve Nash dari Phoenix Suns patut diperhitungkan. Walaupun tidak menonjol, namun statistik persentase field goal (53,4), persentase three-point (46,0), poin (18,8) dan assist (11,4) merupakan yang terbaik dalam karir MVP dua kali itu. Jadi siapa yang pantas menjadi MVP? Lucunya, masing-masing kandidat terkuat menunjuk rivalnya sebagai pemenang. "Sepertinya saya akan memberikan penghargaan itu kepada Dirk, karena timnya telah menjalani musim yang luar biasa," sebut Bryant seperti dikutip USA Today. Sependapat dengan Bryant adalah pelatih Suns, Mike D'Antoni. "Sekarang saya pikir Dirk telah tampil sebagai yang terdepan. Lihatlah Mavericks dan permainannya," tukasnya. Sementara Nowitzki merupakan pengagum Bryant. "Saya senang melihatnya bermain. Dia adalah seorang pemain penentu. Saya pikir dia adalah pencetak poin terbaik di liga ini," puji Nowitzki. Sayang, bukan pemain yang akan menentukan pemenangnya melainkan media. Mereka akan mulai memilih setelah reguler season berakhir dan sebelum play-off mulai bergulir pekan ini. Jika menang, Nowitzki akan menjadi MVP pertama yang tidak pernah bermain di SMA maupun Universitas AS. Sementara Nash akan menyamai prestasi Chamberlain, Bill Russell dan Larry Bird sebagai peraih MVP tiga kali berturut-turut. Bryant? akan meraih penghargaan MVP pertamanya. (mel/key)











































