FIBA Asia Champions for Men
Erick: Target Delapan Besar
Jumat, 08 Jun 2007 18:11 WIB
Jakarta - Indonesia dan Filipina akan mewakili Asia Tenggara dalam FIBA Asia Champions for Men. Walau mendapat saingan berat dari negara-negara tangguh di kawasan Asia, target sudah dicanangkan: delapan besar.Dalam kejuaraan FIBA Asia Champions for Men ke-24 yang akan dilangsungkan di Thailand, 28 Juli-5 Agustus mendatang, Indonesia dan Filipina bakal masuk di Grup C dan A. Hasil undian yang dilangsungkan di Tokushima, Jepang pada 6 Juni silam itu membuat perjalanan Filipina dan Indonesia dijamin tak akan mudah.Di Grup A, Filipina akan berhadapan dengan salah satu negara basket tangguh di Asia, Cina. Sedangkan dua negara lain yang mengisi grup itu adalah Yordania dan Iran. Sementara Indonesia akan menghadapi Qatar, India dan Kazakhstan di Grup C. "Di Grup A, Cina berat, tapi siapa tahu Filipina bisa menyodok. Di Grup C, Qatar berat. (Menghadapi) India, Indonesia ada kesempatan sedangkan Kazakhstan jujur saya tidak punya data," analisa Presiden SEABA, Erick Thohir, di kantor PB Perbasi, Hall Basket Senayan, Jakarta (8/6/2007).Meski perjalanan tidak akan enteng, Erick berharap agar dua negara Asia Tenggara itu bisa unjuk gigi di turnamen level Asia tersebut. Target umum adalah lima besar, walaupun torehan top two juga dicetuskan."Targetnya delapan besar. (Tapi) kalau bisa top two dan bisa ke olimpiade tentu saja bangga," imbuh Erick.Terhadap laju Indonesia sendiri, Erick tentu berharap yang terbaik. Apalagi Satria Muda Britama sukses jadi runner-up di Kejuaraan SEABA Champions Cup 2007 sedangkan Tim Nasional Indonesia juga mampu mencapai posisi dua pada turnamen SEABA Champions Cup for Men ke-7. Walau begitu, untuk mencapai sukses ada beberapa catatan buat Indonesia."Dari pertandingan SEABA kemarin, kekurangan banyak. Yang jadi catatan (utama) adalah mental. Lawan Malaysia bagus, lawan Thailand yang sedikit di bawah Malaysia bagus tapi tidak full. Melawan Singapura malah tidak bagus. Walau pertandingan terakhir itu sudah tidak menentukan tapi kita harus konsisten siapapun lawannya," tuntas dia. (krs/lom)











































