Spurs dan Dinasti di NBA
Sabtu, 16 Jun 2007 14:42 WIB
Jakarta - San Antonio Spurs sukses merengkuh gelar juara NBA ketiga dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Pertanda kalau kini jadi era dinasti kesuksesan Spurs di NBA?Gelar juara NBA keempat buat Spurs (1999, 2003, 2005, 2007) menempatkan klub itu ke jajaran elit empat besar klub NBA. Hanya Chicago Bulls, Los Angeles Lakers dan Boston Celtics yang kini memiliki torehan juara lebih banyak dari Spurs.Dengan menjadi juara untuk kali ketiga dalam kurun waktu lima tahun terakhir, (atau gelar keempat dalam sembilan tahun) apa berarti kini jadi era-nya Spurs? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya menyimak data-data ini terlebih dahulu.Tahun 1957 sampai 1969 bisa dibilang merupakan masa dimana Celtics membangun dinastinya. Saat itu, mereka melaju ke final 12 kali dalam 13 tahun dan sukses menjadi juara sebanyak 11 kali. Termasuk juga diantaranya delapan kali juara berturut-turut.Dinasti Celtics diruntuhkan Lakers pada dekade 80-an. Klub itu sukses delapan kali maju ke final dalam kurun waktu 1980-1989, memenangkan lima diantaranya dan satu kali juara dua tahun beruntun (1987 dan 1988). Celtics sendiri hanya mampu memenangkan tiga gelar.Dekade 90-an, giliran Bulls merajalela. Dari tahun 1990-1998, klub berlambang Banteng itu mencatatkan dua kali hat-trick saat menjuarai NBA sebanyak enam kali (1991-1993 dan 1996-1998).Melihat catatan pendahulunya, Spurs memiliki satu kekurangan besar: tidak pernah mampu mempertahankan gelarnya. Maka bisa dibilang terlalu dini bagi Spurs untuk membangun sebuah dinasti. Hal itupun diamini oleh chairman Spurs, Peter Holt. "Semua orang berbicara tentang dinasti. Saya hanya ingin mengulangi (mempertahankan gelar). Kami masih jauh (membangun dinasti)."Pelatih Gregg Popovich turut menyatakan hal senada. "Itu semua cuma omongan kosong. Saat saya berpikir tentang dinasti, dua hal langsung terlintas, UCLA dan Bill Russell. Selain itu semuanya hanya sekedar omong-omong belaka," ujar dia dilansir Yahoo Eurosport.Sebagai catatan, UCLA adalah pemegang rekor juara terbanyak (11 kali) di kompetisi Divisi I kejuaraan bolabasket Pria di tingkat universitas. Sedangkan Bill Russell adalah pemenang lima kali MVP NBA yang juga menjadi figur di balik kesuksesan Boston Celtics membangun dinastinya.Apapun juga torehan prestasi Spurs jelas tidak mungkin diremehkan. Mungkin kesimpulannya, walau dinasti belum tercipta, namun peluang menuju hal itu sangatlah terbuka. (krs/krs)











































