JianLian Menapaki Jejak Yao Ming

JianLian Menapaki Jejak Yao Ming

- Sport
Kamis, 25 Okt 2007 14:34 WIB
Milwaukee - Yi JianLian menjadi pebasket terbaru China yang berlaga di NBA. Belum bermain pujian sudah mendatangimya. Akankah dia menyamai kegemilangan seniornya Yao Ming?Setelah resmi dikontrak Milwaukee Bucks akhir Agustus lalu, awal bulan ini Yi memulai kehidupan barunya di Amerika Serikat sebagai pemain NBA. Bintang muda China itu bahkan sudah berlatih bersama skuad besutan Larry Krystkowiak.Dengan sederet prestasi yang sudah diraihnya tak bisa disalahkan kalau banyak ekspektasi digantungkan di pundak remaja itu. Apalagi sebelumnya China sudah melahirkan bintang yang mampu bersinar terang dalam diri Yao Ming."Saya sudah merasakan tekanan sejak beberapa waktu lalu," katanya melalui penerjemah. "Musim pertama saya disini, adalah normal kalau menghadapi tekanan. Tapi saya telah mempersiapkan diri," katanya seperti yang dilansir Yahoosport, Kamis (24/10/2007).Kedatangan Yi ke NBA dan Bucks sempat menyulut kontoversi. Mantan pemain Guangdong Southern Tigers itu sebelumnya mengatakan hanya ingin bermain untuk Chicago Bulls atau Golden State Warriors dan menolak membela Bucks.Hal lain yang membuat pemain dengan posisi power forward itu menjadi pemberitaan hangat adalah soal umurnya. Muncul dugaan kalau Yi ternyata lebih tua dan bukan berusia 19 tahun seperti yang diakuinya saat ini."Saya merasa tidak nyaman dengan pertanyaan ini, tapi seperti yang saya telah katakan beberapa kali bahwa saya lahir tahun 1987. ini sangat memojokkan saya," katanya.Yi mulai mencuri perhatian ketika bermain melawan bintang NBA LeBron James dan pemain-pemain basket SMU dari Amerika di ajang Adidas All-American ABCD Camp 2002. Prestasi gemilang juga dia raih pada Junior World Championships 2003, setelah mencetak rata-rata 18,9 poin dan 11,5 rebound.Sementara bersama Guangdong Southern Tigers, Yi juga tampil luar biasa dengan torehan 24,9 poin, 11,5 rebound dan 1,8 block. Atas prestasinya itulah pemain yang memulai debutnya pada laga basket nasional Cina tahun 2002 itu mendapat julukan Ambassador."Dia adalah otak basket. Dia berjalan di jalur yang tepat. Dia baru sebentar menjalani pertandingan internasional namun sudah tahu bagaimana bermain basket," puji center Bucks Andrew Bogut. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads