Di hadapan sekitar 2.500 penonton yang memadati kursi yang tersedia di GOR STIE YKPN Yogyakarta, Jumat (30/11/2007) malam, para pemain yang dipilih dari seluruh tim yang mengikuti kompetisi IBL ini menyuguhkan aksi-aksi menarik. Gerakan atraktif para pemain kerap mendapat tepukan riuh penonton.
Di kuarter pertama, tim Dunkers yang antara lain diperkuat I Made "Lolik" Sudiadnyana dan Denny Sumargo berhasil unggul 30-25. Keunggulan itu menipis di akhir perempat waktu kedua dengan 56-55.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tak ada pemberian gelar Most Valuable Player (MVP), gelar pemain terbaik layak disematkan kepada Agustinus Dapas Sigar. Pemain tim Slammers dari Garuda Bandung itu berhasil mendulang 38 angka sepanjang pertandingan.
Sementara itu, di sela-sela pertandingan, digelar kontes slam dunk. Kontes ini diikuti oleh Fandi Andika Ramadhani (Aspac Putra Riau), Dian "Odong" Heryadi (IM), M. Arif Tidiawan (Angsapura), Denny Sumargo (SM Britama) dan Rahmad Febri Utomo (Bhinneka).
Febri Utomo akhirnya keluar sebagai pemenang. Mengandalkan gaya dunk menyamping, pemain berusia 23 tahun itu melesakkan dua dari tiga kesempatan dunk. Tiga juri memberi nilai sempurna 30 bagi Febri.
Febri berhak memperoleh hadiah uang sejumlah Rp 1.750.000. Sedangkan juara kedua direbut oleh Tidiawan yang diganjar hadiah Rp. 1.250.000. Juara ketiga diraih oleh Odong dan ia berhak atas uang Rp 1.000.000.Β (arp/arp)











































