Karir Mourning Berakhir?

Karir Mourning Berakhir?

- Sport
Jumat, 21 Des 2007 01:07 WIB
Karir Mourning Berakhir?
Atlanta - Karir Alonzo Mourning mungkin telah berakhir. Center Miami Heat itu mengalami cedera parah karena otot tendon di lutut kanannya sobek saat bertanding lawan Atlanta Hawks.

Pertandingan di Philips Arena, Atlanta, Kamis (20/12/2007) pagi WIB itu baru memasuki kuarter pertamanya. Jam di atas ring menunjukkan waktu masih tersisa 4 menit 22 detik lagi.

Guard Hawks Mario West berniat melakukan layup melalui skema serangan fastbreak. Morning melompat berusaha menghalangi West. Malang bagi Morning, pendaratannya tak sempurna. Otot di lutut kanannya sobek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter memutuskan Morning harus naik meja operasi. "Dokter sudah memeriksa dengan sinar-x. Tendon patellar saya sobek dan harus dioperasi. Saya akan dioperasi sesegera mungkin," ujar Alonzo seperti dikutip YahooSports.

Melakukan operasi membuat Alonzo setidaknya harus absen selama enam bulan. Dalam usia 37 tahun, kemungkinan besar Alonzo memang harus terpaksa pensiun. "Mengecewakan bila berpikir karir saya harus berhenti dengan cara seperti ini," tutur Mourning kemudian.

Sebelumnya, Mourning pernah mengalami kejadian yang juga mengancam karirnya. Pada tahun 2003, ia diagnosa mengidap penyakit ginjal. Setelah menjalani transplantasi, pemain yang akrab disapa Zo itu bisa kembali bermain pada tahun 2004.

Zo mengawali karirnya pada tahun 1992 saat dipilih oleh Charlotte Hornets sebagai draft pilihan kedua. Ia kemudian hijrah ke Heat pada tahun 1995. Zo sempat menyeberang ke New Jersey Nets pada 2003 sebelum kembali ke Heat lagi pada 2005.

Pencapaian tertinggi Zo di Heat adalah saat mengantar klub dari kota pantai Miami itu menjadi juara NBA pada tahun 2006. Ia juga tercatat sebagai topskorer sepanjang masa Heat. Bersama timnas AS, Zo meraih medali emas Olimpiade 2000 di Sydney, Australia.Β  (arp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads