Alasan dibuatnya regulasi baru tersebut adalah untuk semakin mengangkat citra IBL sekaligus membuat event bola basket terbesar di tanah air itu bertambah seru. Dikatakan perwakilan Dewan Komisaris IBL, Ade Bella Harahap, pihaknya juga akan bersikap konsisten terhadap regulasi-regulasi yang telah dibuat sebelumnya.
"Memang betul tahun lalu ada penurunan (pamor) dibandingkan (tahun-tahun lain) sejak tahun 2003, sehingga berimbas pada menurunnya greget IBL. Oleh sebab itu kita sudah mengevaluasi dan salah satu cara mengangkat IBL ini adalah dengan me-maintain tayangan dari babak reguler hingga final, juga dengan konsisten dalam regulasi-regulasi yang kita buat," jelasnya dalam acara jumpa pers di Embassy, Jakarta, Rabu (16/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diharapkan sistem transfer window tersebut membuat pemberitaan mengenai IBL meningkat, sebagaimana halnya di dunia sepakbola. "Nantinya juga akan ada negosiasi antarklub dan pemain, sehingga klub-klub bisa mulai memantau siapa pemain yang bagus sejak putaran pertama," imbuhnya.
Ade menambahkan, selain pamor yang terangkat, IBL juga akan menjadi sebuah contoh yang baik untuk cabang olahraga lainnya. "Saya berharap kepada semua pihak yang terlibat, mari kita sama-sama mengangkat IBL, sehingga mungkin IBL menjadi panutan bagi cabang-cabang olahraga lainnya," pungkasnya.
(a2s/din)











































