Atmosfer pertandingan final membuat kedua tim tampil terbeban sejak menit pertama. Hal itu terlihat dimana baik SM maupun Garuda tampil sangat hati-hati dalam membangun serangan. Beberapa kali offense kedua tim gagal menghasilkan angka.Namun, berkat ketenangan SM akhirnya langsung memimpin di kuarter pertama 22-13.
Hingga pertengahan kuarter SM sempat memimpin jauh 36-28. Tetapi penampilan juara A Mild IBL dua tahun terakhir ini menurun saat memasuki akhir kuarter kedua. Kesempatan itu mampu dimanfaatkan Garuda untuk mengejar ketertinggalan. Hingga akhir kuarter Garuda mampu mencetak 21 poin sedangkan SM hanya menambah 14 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bangga dengan penampilan tim hari ini. Mereka memiliki motivasi tinggi untuk menang sejak awal pertandingan," kata Fictor Roring dalam rilis yang diterima detiksport, Sabtu (17/5/2008).Β Β Β Β Β
Sementara itu manajer Garuda, Simon Pasaribu menyayangkan menurunnya penampilan tim pada kuarter ketiga. "Ofensif rebound kami pada kurter ketiga sangat buruk. Kami gagal mengantisipasi pergerakan semua pemain lawan saat bertahan," keluh Simon.
Center SM Britama, Ronny Gunawan terpilih sebagai pemain terbaik dengan mencetak double-double. Secara keseluruhan pemain berusia 26 tahun itu menyumbangkan 21 poin dan 14 rebound. "Gelar individu tidak terlalu penting bagiku. Yang penting tim kami mampu menang," kata Ronny.
SM membutuhkan dua kemenangan lagi dalam pertandingan final yang menggunakan format best of five ini untuk mencetak tiga kali juara berturut-turut. Pertandingan kedua nanti akan berlangsung di Britama Arena, Minggu (18/5).
Susunan Pemain:
Garuda Bandung: 1- Nico Donnda, 3-Kelly Purwanto, 4- Cokorda Raka S. Wibawa, 16- Andre Tiara, 22- Denny Sumargo,
Satria Muda Britama: 5- Faisal J. Ahmad, 9-Youbel Sondakh, 17- Amin Prihntono, 32-Ronny Gunawan, 34-Welyanson Situmorang. (key/din)











































